KPP Pratama Waingapu Apresiasi Wajib Pajak 2019

berbagi di:
img-20200220-wa0014

Kakanwil DJP Nusa Tenggara, Belis Siswanto (tengah) foto bersama Kepala KPP Pratama Waingapu (kiri), Direktur PT MSM (kedua dari kiri), Direktur Hotel Nihiwatu (Kedua dari kanan) dan Direktris PT Adisti Indah dalam acara apresiasi kepada wajib pajak berkontribusi signifikan tahun 2019 di Hotel Padadita Beach, Rabu (19/2). Foto: Jumal/VN

 

 

Jumal Hauteas

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Waingapu mengapresiasi wajib pajak (WP) berkontribusi signifikan tahun 2019 di restoran Padadita Hotel, Rabu (19/2) malam. Tiga perwakilan WP berkontribusi signifikan tahun 2019 yang menerima penghargaan pada kesempatan ini adalah PT. Muria Sumba Manis (MSM) mewakili Sumba Timur, Hotel Nihiwatu dari Sumba Barat, dan perwakilan dari Kabupaten Sumba Barat Daya PT Adisti Indah.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Nusa Tenggara, Belis Siswanto mengapresiasi para WP berkontribusi signifikan tahun 2019 di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bertumbuh kontribusinya secara lebih signifikan di DJP Nusa Tenggara.

“Pertumbuhan kontribusi pajak di DJP Nusa Tenggara bertumbuh lebih dari tujuh persen melampaui pertumbuhan nasional yang hanya satu persen lebih. Demikian juga dengan kontribusi setoran pajak i DJP Nusa Tenggara yang mencapai 88 persen atau lebih dari capaian secara nasional yakni 84 persen. Ini adalah berkat dukungan dan kontribusi dari bapak-ibu wajib pajak sekalian,” jelasnya yang disambut tepuk tangan para undangan.

Siswanto menambahkan Dirjen Pajak memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada semua WP secara maksimal, termasuk dengan memberikan bimbingan penghitungan pajak kepada WP, sehingga Siswanto mengajak kepada para WP yang hadir untuk tidak enggan berkonsultasi ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Waingapu.

“Kita sudah berkomitmen untuk memberikan pelayanan pajak secara maksimal kepada semua WP. Jadi kalau bapak-ibu berkesibukan dan tidak bisa datang ke KPP Pratama, bisa melalui telepon, atau melalui kring online, atau nanti petugas kami ke kantor bapak-ibu, dan semua layanan ini kami lakukan secara gratis. Karena kami berpegang pada instruksi presiden Jokowi bahwa jangan korupsi,” tegasnya.

Wakil Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali dalam sambutannya memberikan apresiasi juga kepada semua WP yang sudah memberikan kontribusi signifikan selama tahun 2019 lalu, karena pembayaran pajak dari WP jelas memberikan kontribusi terhadap pembiayaan pembangunan yang ada di empat kabupaten se-daratan Sumba.

“Kalau boleh saya katakan, bapak-ibu wajib pajak ini juga adalah pahlawan pembangunan. Karena kita tahu bersama pembiayaan pembangunan di negara dan juga di Sumba ini dibiayai dari pajak, sehingga pembayaran pajak yang bapak-ibu lakukan adalah bagian dari suksesnya pembangunan di Sumba,” urainya.

Sementara itu, Head of Finance PT MSM Bernardus Dwisektiono dalam testimoninya berhubungan dengan dirjen pajak sebelum dan setelah reformasi di tubuh dirjen pajak mengakui bahwa kinerja pegawai dirjen pajak saat ini sudah sangat profesional dalam membantu wajib pajak.

Karena itu kepada semua wajib pajak yang ada di wilayah Pulau Sumba diajaknya untuk jangan lagi enggan untuk berkonsultasi dengan kantor pajak guna melakukan penghitungan pajak di perusahaan masing-masing.

“Saya sendiri pengalaman berhubungan dengan dirjen pajak sebelum dan sesudah ada reformasi. Jadi saat ini teman-teman di dirjen pajak benar-benar sudah sangat profesional. Jadi jangan takut berhubungan dengan dirjen pajak,” ajaknya.

Sebagai salah satu perwakilan penerima penghargaan yang berkontribusi signifikan tahun 2019, Direktur PT MSM, Hadropin kepada wartawan usai kegiatan menegaskan pajak bukanlah sebuah momok yang harus ditakuti perusahaan. Tetapi harus dilaksanakan secara patuh karena pajak adalah bagian dari kontribusi perusahaan untuk membangun daerah dan bangsa.

“Perusahaan, pemerintah daerah dan perpajakan adalah mitra dalam membangun daerah dan bangsa. Karena dari kontribusi pajak yang besar itu menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi yang tentunya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat di satu daerah. Jadi kami selalu berterus terang dengan apa yang menjadi kewajiban kami kepada dirjen pajak, agar kami bisa membayar sesuai yang seharusnya,” tegasnya.(bev/ol)