KPU TTS tidak Minta Tambah Anggaran

berbagi di:
logistik pemilu

 

 

Megi Fobia

KPU Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur tidak akan meminta tambahan anggaran dari pemerintah untuk melakukan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Oktober mendatang.

PSU yang akan dilaksanakan di 30 lokasi yang tersevar di ang dialokasikan sebesar Rp 35,7 miliar untuk penyelenggaraan Pilkada TTS 2018, masih ada sisa untuk membiayai PSU tersebut.
Sekretaris KPU TTS, Marsel Taneo menjelaskan itu saat ditemui VN, Jumat (28/9).

“Kami tidak akan minta anggaran lagi dari Pemda, sebab dana dari Rp 35,7 miliar itu masih ada,” ucapnya.

Marsel menjelaskan paling lambat tanggal 14 Oktober logistik PSU sudah tiba di TTS. Saat ini pihaknya sedang membahas tahapan proses dan jadwal PSU.

“Tentunya DPT tidak berubah, karena DPT sudah ada sehingga kita akan rapat bersama dan melihat DPT untuk pengadaan logistik,” jelasnya.
TNI dan Polri Siap Amankan
Untuk menciptakan kenyamanan bagi masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada pemungutan suara ulang (PSU) di 30 tempat pemungutan suara (TPS) sesuai perintah Mahkama Konstitusi (MK), maka anggota TNI dari Kodim 1621/TTS bersama Polres TTS siap menjaga keamanan di 30 TPS yang tersebar di 19 desa dan 9 kecamatan di Kabupaten TTS.

“TNI dan Polri selalu bersinergi, apalagi untuk menjaga kemanan saat pesta demokrasi berlangsung, sehingga kami akan tetap standby dalam menjaga keamanan,” ucap Dandim 1621/TTS, Letkol Rhino Tuwo di ruang kerjanya, kemarin.
Letkol Rhino mengatakan, ia siap menerjunkan 70 personel Kodim setempat untuk membantu aparat Polres TTS dalam mengamankan PSU di 30 TPS di TTS.

Meski demikian, pihaknya sampai saat ini masih menunggu KPU TTS menentukan tahapan PSU. Proses pengamanan akan dimulai semenjak tahapan sidang pleno untuk menentukan tanggal PSU.

“Kami tetap menjaga keamanan di TTS agar PSU tetap berjalan dengan aman dan lancar. Mulai dari tahap pleno persiapan di KPU TTS, TNI dari Kodim 1621 TTS siap bersama-sama polisi menjaga keamanan,” ujarnya.
Dandim Rhino meminta kepada masyarakat Kabupaten TTS dan juga para calon bupati dan calon wakil bupati TTS, untuk tetapkan menjaga keamanan yang sudah dijalin selama ini sehingga masyarakat tidak dikorbankan.