Tolak Pembelaan I. A. Medah, Hakim Perintahkan JPU Periksa Saksi

- Kamis, 6 Januari 2022 | 13:32 WIB
Terdakwa kasus aset Kabupaten Kupang, I. A. Medah saat mengikuti sidang secara virtual, Kamis (6/1).
Terdakwa kasus aset Kabupaten Kupang, I. A. Medah saat mengikuti sidang secara virtual, Kamis (6/1).

Simon Selly

Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang, Nusa Tenggara Timur menolak eksepsi (pembelaan) terdakwa kasus korupsi aset Kabupaten Kupang I. A. Medah, Kamis (6/1).Hakim Ketua Derman Parlungguan Nababan memerintahkah Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk melanjutkan sidang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

“Dakwaan penuntut umum jelas yang ditujukan kepada perorangan terhadap terdakwa walaupun Sumral Buru Manoe telah meninggal, merupakan materi pokok perkara,” ujarnya dalam sidang virtual.

Usai membacakan hasil putusan sela atas musyawarah hakim, Nababan mempertanyakan kehadiran saksi.

“Yang mulia hakim kita minta waktu untuk agenda pemeriksaan saksi-saksi,” kata JPU Franklin.

Nababan memutuskan sidang hari ini selesai dan dilanjutkan pada Senin 10 Januari 2022 mendatang.

“Dengan demikian maka persidangan hari ini kita akhiri dan akan dilanjutkan pada hari Senin 10 Januari 2021,” ujarnya.

Sekitar 25 saksi akan dihadirman JPU.

Sidang dipimpin oleh hakim ketua Derman Parlungguan Nababan didampingi hakim anggota Y. Teddy Windiartono, dan Lizbet Adelina serta dihadiri oleh penuntut umum Herry C. Franklin, Hendrik Tiip serta dihadiri juga oleh kuasa hukum terdakwa Yanto Ekon, Jhon Rihi, dan Benyamin Rafael. (bev/ol)

Halaman:

Editor: Baverly Rambu

Terkini

X