Wanita Jebolan Magister Australia Bangun Bank Sampah di Kupang

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 11:11 WIB
 Bank Sampah yang dibangun, Melsi Mansula, wanita lulusan magister Australia di Jalan S. D Laning Kelurahan Maulafa, Kota Kupang. (Sinta Tabobali)
Bank Sampah yang dibangun, Melsi Mansula, wanita lulusan magister Australia di Jalan S. D Laning Kelurahan Maulafa, Kota Kupang. (Sinta Tabobali)

 

KUPANG, VICTORYNEWS - Persoalan sampah khususnya sampah plastik di Kota Kupang hingga saat ini masih menjadi masalah yang sangat sulit diatasi.

Masyarakat menganggap sampah yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga seperti salah satunya sampah plastik, tidak lagi memiliki nilai ekonomis.

Namun pemahaman ini berbeda dengan Melsi Mansula, wanita lulusan magister dari Australia ini memiliki kepedulian tersendiri terhadap sampah yang menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Baca Juga: Rolling Eselon II Pemkot Kupang Tunggu Putusan KASN

Atas dasar kepedulian untuk mengurangi sampah plastik, maka wanita asli Kupang NTT ini berinisatif untuk mendirikan Bank Sampah.

Berbekal pengetahuan serta motivasi yang kuat, ia mendirikan Bank Sampah yang berlokasi di Jalan S. D Laning Kelurahan Maulafa, Kota Kupang. Pembangunan Bank Sampah ini ia lakukan dengan tujuan untuk mendaur kembali sampah-sampah yang tidak terurus khususnya sampah plastik dan terutama untuk mengurangi penumpukan sampah-sampah di TPA.

"Motivasi awal saya karena saya peduli untuk mengurangi sampah-sampah plastik yang menumpuk di TPA. Karena ketika saya pelajari sampah plastik memiliki nilai ekonomis jadi daripada di timbun mending di olah jadi bahan yang sama yang bernilai ekonomis. Jadi kita menciptakan ekonomi sirkular," jelas Melsi kepada Victory News, Sabtu (8/1/2022) pagi.

Menurut Melsi, dengan didirikannya Bank Sampah ini, paling tidak bisa mengurangi sampah yang berserakan baik di TPS terutama yang menumpuk di TPA.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Terkini

Chris Mboeik: Partai Politik Butuh Media

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:35 WIB
X