Aksi Damai Jilid IV untuk Kasus Astri dan Lael, Masa Minta Gubernur Turun Tangan

- Senin, 10 Januari 2022 | 10:53 WIB
Masyarakat Kota Kupang yang tergabung dari berbagai organisasi masyarakat menggelar aksi damai di pintu gerbang Kantor Gubernur NTT, Senin (10/1/2022).  (Yapi Manuleus)
Masyarakat Kota Kupang yang tergabung dari berbagai organisasi masyarakat menggelar aksi damai di pintu gerbang Kantor Gubernur NTT, Senin (10/1/2022). (Yapi Manuleus)

KUPANG, VICTORY NEWS-Masyarakat Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menggelar aksi damai jilid IV untuk mencari keadilan bagi Astrid dan Lael. Astri dan Lael adalah ibu dan anak, korban pembunuhan dengan tersangka Randy Badjideh.

Baca Juga: Jaksa Tolak Berkas Perkara Randy, Pembunuh Ibu dan Anak di Kupang

Seperti disaksikan Victory News, Senin (10/12022) pagi, aksi yang dipimpin Christo Kolimon itu dimulai dari depan Kantor Gubernur NTT dan saat ini menuju gedung DPRD NTT.

Puluhan masyarakat yang merupakan gabungan dari berbagai Organisasi Masyarakat tersebut mendesak agar Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat turun tangan untuk membantu menegakkan keadilan bagi Astri dan Lael.

Baca Juga: Jaksa Akui Kembalikan Berkas Perkara Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang ke Polisi

Massa menilai proses hukum yang berkas perkara tersangkanya sudah dikembalikan Jaksa Penuntut Umum Kejati NTT kepada penyidik Polda NTT itu jauh dari keadilan.

Untuk itu, massa mendesak agar kasus itu dilakukan penyidikan dan rekonstruksi ulang.

Baca Juga: Rekonstruksi tak Sesuai Fakta, Keluarga Astri dan Lael akan Datangi Polda NTT

Hingga berita ini diturunkan aksi itu masih berlangsung di Gedung DPRD NTT. ***

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X