Kepsek SMA Sinar Pancasila Dipenjara Lima Bulan, Suami: Proses Hukum Cacat

- Rabu, 12 Januari 2022 | 23:16 WIB
Suami dan anak dari Kepala SMA Sinar Pancasila Welly Djami.  (Yapi Manuleus)
Suami dan anak dari Kepala SMA Sinar Pancasila Welly Djami. (Yapi Manuleus)

KUPANG,VICTORYNEWS- Suami Welly Djami, Kepala SMA Sinar Pancasila Kupang yang divonis lima bulan penjara mengaku kecewa dengan proses hukum yang dijalani sang istri.

"Proses ini dari awal sudah cacat, apalagi polisi yang periksa istri saya waktu itu bukan penyidik Polda NTT tapi dari Sabhara. Apa dalam aturan di Republik ini Sabhara bisa periksa orang," tegas Jonathan Ndun saat diwawancarai Victory News di ked, Rabu (12/1/2022).

Ia mengatakan sebagai warga negara Indonesia, ia wajib mentaati semua peraturan yang sudah dimateraikan dalam UUD 1945.

Namun, ia merasa ada kejanggalan dalam proses hukum dan keputusan hukuman tidak adil.

"Kenapa saya bilang banyak kejanggalan. Saya mau katakan dari awal proses hukum ini, kami keluarga tidak pernah menerima putusan Mahkamah Agung dari siapa pun. Jadi kalau ada yang mengatakan putusan itu telah kami terima, hari ini saya menolak karena kami tidak pernah menerima putusan itu," tegasnya.

Baca Juga: Berjuang Demi Pendidikan Siswa Miskin di Kupang, Kepsek Welly Djami Dipenjara Lima Bulan

Ia bahkan mengaku istrinya sempat dibentak-bentak saat proses penjemputan.

"Yang paling heran, biasanya mau eksekusi itu dari rumah sini kita ke Kejari dulu. Sampai di sana masuk dalam ruangan baru penandatanganan berita acara atau apa. Ini tidak, datang dari rumah sakit untuk swab tidak turun lagi, tanda tangan juga di mobil. Apa itu diperbolehkan?," ujarnya.

Satu hal lain yang membuat ia kecewa karena sejak istrinya ditahan, aktivitas belajar mengajar di SMA Sinar Pancasila Kupang belum berjalan normal.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Terkini

Sebuah Rumah di Naimata Dilalap Si Jago Merah

Jumat, 28 Januari 2022 | 21:30 WIB

Cegah Lakalantas, Polisi Tambal Jalan Berlubang

Jumat, 28 Januari 2022 | 18:00 WIB

Kajati NTT Nilai Arteria Dahlan Tidak Beretika

Kamis, 27 Januari 2022 | 18:14 WIB
X