Oknum Polisi Setubuhi Anak Bawah Umur, Nasibnya Tergantung Palu Hakim

- Kamis, 13 Januari 2022 | 21:14 WIB
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto

KUPANG, VICTORY NEWS - Kasus persetubuhan anak bawah umur kembali terjadi di Kota Kupang . Kali ini melibatkan Bripka EL, oknum polisi yang bertugas di Polres Kupang Kota, Polda NTT.

Kini nasibnya tergantung palu hakim Pengadilan Negeri Kupang setelah kasusnya mulai disidangkan. Berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap (P-21) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang, 29 Oktober 2021.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto saat dikonfirmasi Victory News di ruang kerjanya pada Kamis (13/1/2022) petang mengatakan, pada tanggal 9 Desember 2021 telah dilakukan penyerahan tahap dua.

Baca Juga: Lengkapi BAP Tersangka Randi Badjideh, Penyidik Polda NTT Telah Periksa 29 Saksi

"Artinya berkas perkara sudah tuntas dilengkapi oleh penyidik dan saat ini sudah dalam proses persidangan," tuturnya.

Sidang perdana telah dilakukan pada Selasa 11 Januari 2022 di Pengadilan Negeri Kupang. Polda NTT akan melihat hasil perkembangan di pengadilan untuk menentukan nasib yang bersangkutan.

Baca Juga: Penyidik Polda NTT Fokus Periksa Saksi Pembunuhan Astri dan Lael

"Tentunya setiap pelanggaran baik disiplin maupun kode etik, pasti akan ada sanksi yang keras dan tegas," ujarnya.

Dia mengatakan, keputusan hakim nantinya akan menentukan nasib Bripka SL. Baik sanksi disiplin maupun kode etik.
"Nanti kita lihat perkembangannya dari putusan pengadilan bagaimana. Nantinya akan jadi pertimbangan dalam memberikan hukuman kepada yang bersangkutan," jelasnya. ***

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Terkini

X