Proyek Air Bersih Jadi 'PR' Pejabat Wali Kota Kupang

- Jumat, 14 Januari 2022 | 06:38 WIB

"Ini zona besar. Ada dua zona besar ini dibagi oleh Jalan El Tari," tukasnya.

Sementara ini diakuinya digencarkan membagun zona barat Kali Dendeng. Untuk ke depannya salah satu yang diharapkan adalah Bendungan Kolhua untuk zona timur dan tengah Kota Kupang. Hal tersebut menurutnya diupayakan juga sampai akhir masa jabatan ini.

"Karena itu sebelum mengakhiri masa jabatan kita merekomendasikan dari Gubernur NTT supaya Kementrian PU mentenderkan perencanaan," tambah Herman.

Ia harap siapapun penjabatnya sudah bisa membantu soal itu. Cakupan air bersih di Kota Kupang baru 50 persen dan diperkirakannya akan naik hingga 70 persen. Sementara PDAM Kabupaten Kupang, kata dia, menangani zona air bersih wilayah timur sehingga air dari wilayah Baumata tidak lagi melewati Kali Liliba.

Baca Juga: Tambah Empat Saksi di Kasus Astri dan Lael, Pengamat: Harusnya ada Tersangka Baru

Program air bersih ini, kata dia, menyasar 10 tahun ke depan dimana diperkirakan bertambahnya kebutuhan air bersih seiring naiknya jumlah populasi kurang lebih 2 persen.

"Ini perhitungan sepuluh tahun ke depan," tukasnya.

Harapan besarnya adalah dibangunnya Bendungan Kolhua ke depan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menyebut jabatan mereka berdua resmi berakhir pada Agustus 2022 tetapi proyek anggaran selesai pada 31 Desember 2022.

"Jadi kalau kami berhenti nantinya pun Plt atau pejabat, atau apapun namanya yang melanjutkan ini karena diketok APBD dan itu buah tangan kita. Kami akhiri dengan tidak kosong," tambah Herman.***

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Terkini

RUU 5 Provinsi Tidak Bahas Soal Provinsi Flores

Minggu, 26 Juni 2022 | 22:15 WIB

Delegasi Komwil IV Apeksi Puji SPAM Kali Dendeng

Jumat, 24 Juni 2022 | 22:04 WIB
X