Kasus IA Medah, Saksi: BPN Salah karena Sertifikat Tumpang Tindih

- Jumat, 14 Januari 2022 | 10:35 WIB

KUPANG, VICTORY NEWS- Melanton Natti, salah satu saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengalihan aset tanah dan bangunan milik Pemkab Kupang yang menjerat mantan bupati dua periode IA Medah menyampaikan bahwa kasus yang menjerat Iban Medah merupakan kesalahan dari BPN.

Hal tersebut disampaikan Melanton Natti dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (13/1/2022).

Baca Juga: Kasus Aset Kabupaten Kupang, Don Carlos : Sertifikat Atas Nama IA Medah

Natti yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Panitia A dalam pengukuran tanah dan bangunan tersebut mengatakan dua sertifikat yang dikeluarkan BPN Kota Kupang kala itu tumpang tindih.

Menurutnya, sertifikat hak pakai nomor 5 telah terbit sejak tahun 2009 sementara sertifikat hak milik IA Medah dikeluarkan tahun 2016.

Baca Juga: Polemik Tanah Subasuka, Pemprov NTT Menang Atas Keluarga Tomboy di MA

“Sertifikat memang tumpang tindih, dimana dalam satu objek ada dua sertifikat. Seharusnya bila terjadi hal itu Kepala BPN seharusnya bisa membatalkan salah satu sertifikat itu,” ujarnya.

Baca Juga: Sidang Kasus IA Medah, JPU Hadirkan Lima Saksi

Natti mengaku tidak mengetahui secara pasti adanya SHP (Sertifikat Hak Pakai) nomor 5 yang dimiliki oleh Pemkab Kupang.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Terkini

Sebuah Rumah di Naimata Dilalap Si Jago Merah

Jumat, 28 Januari 2022 | 21:30 WIB

Cegah Lakalantas, Polisi Tambal Jalan Berlubang

Jumat, 28 Januari 2022 | 18:00 WIB

Kajati NTT Nilai Arteria Dahlan Tidak Beretika

Kamis, 27 Januari 2022 | 18:14 WIB
X