Pupuk Tiada, Petani Fatukoa Menjerit

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 13:49 WIB
Kondisi tanaman jagung pada salah satu lahan di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/1/2022).  (VN/YAPI MANULEUS)
Kondisi tanaman jagung pada salah satu lahan di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/1/2022). (VN/YAPI MANULEUS)

KUPANG, VICTORY NEWS-Curah hujan yang tinggi di Kota Kupang saat ini, tidak menjamin tanaman para petani untuk bertumbuh subur.

Para petani di salah satu pinggiran wilayah Kota Kupang, Fatukoa, sungguh merasakan itu.

Baca Juga: Penyalur Bantah Pupuk Langka di TTS

Mereka membutuhkan pupuk untuk membantu pertumbuhan tanaman jagung dan padi yang saat ini sedang bertumbuh.

Kebutuhan akan pupuk itu sia-sia tat kala mereka menyambangi para distributor pupuk maupun kios-kios yang secara mandiri menjual pupuk.

'Pupuk habis'. Itulah jawaban para distributor kepada para petani.

Baca Juga: Presiden Dorong Produksi Jagung NTT Dilipatgandakan

Jawaban itu sungguh membuat hati para petani menjerit.

Apalagi mereka harus segera memupuki aneka tanaman yang sudah ditanam sejak November lalu.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sebuah Rumah di Naimata Dilalap Si Jago Merah

Jumat, 28 Januari 2022 | 21:30 WIB

Cegah Lakalantas, Polisi Tambal Jalan Berlubang

Jumat, 28 Januari 2022 | 18:00 WIB

Kajati NTT Nilai Arteria Dahlan Tidak Beretika

Kamis, 27 Januari 2022 | 18:14 WIB
X