Derita Ganda Pedagang Pasar Oeba

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 16:31 WIB
Hendrina Huan, menunjukan lombok yang sudah kering dan busuk. Hendrina merupakan korban pembongkaran lapak jualan oleh PD Pasar Kota Kupang. (Victory News/Rafael L Pura)
Hendrina Huan, menunjukan lombok yang sudah kering dan busuk. Hendrina merupakan korban pembongkaran lapak jualan oleh PD Pasar Kota Kupang. (Victory News/Rafael L Pura)

KUPANG, VICTORY NEWS -Tekanan ekonomi bertubi datang menimpah para pedagang di Pasar Oeba, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. Setelah setahun terpuruk melawan covid-19, kini derita mereka berlanjut.

Lapak jualan mereka dibongkar dengan dalil penataan. Mereka mencoba melawan dan menolak menyerah.

Hendrina Hua (45), janda empat anak itu duduk termenung di atas parit kecil pasar Oeba yang bau. Tatapannya kosong, menatap hilir mudik orang yang tak kunjung membeli barang jualannya.

Baca Juga: Joker Grup Bantu Warga Korban Kebakaran Rumah Adat di Parona Baroro

Tangannya yang keriput, mengurai butir-butir lombok yang sudah mengering.

"Ini wartawan yang kemarin bersama kita (rapat dengan komisi II). Mari, lihat ini. Ttidak ada yang beli, lombok sudah kering semua," katanya, saat ditamui di pasar Oeba, Sabtu (15/1) atau dua hari setelah mereka mendatangi Komisi II, DPRD Kota Kota Kupang.

Dulunya, Hendrina membangun lapak jualannya di atas parit kecil yang bau itu, sebelum dibongkar paksa pengelolah pasar. Empat hari setelah pembongkaran itu, Hendrina memilih terus berjualan di lokasi itu sebagai bentuk perlawanannya.

Baca Juga: PD Pasar Siapkan Los Pasar Untuk Pedagang Yang Ditertibkan

Hendrina merupakan kaum urban, yang datang sendirian ke kota karang mengaduh nasib, saat masih terlalu muda. Ia bertekad kerja apa saja, sebelum akhirnya memilih berjualan di pasar Oeba.

Hendrina kini sudah menjadi janda, setelah suaminya meninggal beberapa tahun lalu. Ia hidup bersama empat anaknya, di kos-kosan di wilayah Oeba.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Terkini

Sebuah Rumah di Naimata Dilalap Si Jago Merah

Jumat, 28 Januari 2022 | 21:30 WIB

Cegah Lakalantas, Polisi Tambal Jalan Berlubang

Jumat, 28 Januari 2022 | 18:00 WIB

Kajati NTT Nilai Arteria Dahlan Tidak Beretika

Kamis, 27 Januari 2022 | 18:14 WIB
X