Sempat Bebas, Thomas More Dijatuhi Hukuman Satu Tahun Penjara dan Denda Rp 50 Juta

- Jumat, 21 Januari 2022 | 18:37 WIB
Aset tanah di depan Hotel Sasando Kupang. (Simon Selly)
Aset tanah di depan Hotel Sasando Kupang. (Simon Selly)

KUPANG, VICTORY NEWS- Terdakwa Thomas More dijatuhi vonis 1 tahun penjara dan denda senilai Rp 50 juta rupiah atau diganti pidana kurungan selama dua bulan.

Jaksa Penuntut Umum Hendrik Tiip kepada Victory News, Jumat (21/1/2022) mengatakan atas dasar salinan putusan majelis Hakim Agung, maka barang bukti berupa tanah dan sertifikat tanah dirampas untuk negara.

Baca Juga: Disebut bakal Megundurkan Diri, Ini Kata Pengacara Randy Bedjideh

“Barang bukti nomor 161 sampai dengan nomor 200 berupa tanah dan sertifikat dirampas u negara cq. Pemkot kupang,” ujar Hendrik.

Thomas More merupakan mantan Kepala BPN Kota Kupang yang terjerat kasus korupsi asset daerah berupa tanah di depan Hotel Sasando, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Baca Juga: Kantongi Salinan Putusan MA, Jaksa Siap Eksekusi Thomas More

Sebelumnya, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), pada Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang telah menjatuhkan vonis bebas terhadap terdakwa.

Baca Juga: Tahun 2021, Realisasi KUR BRI Cabang Kupang Capai Rp 398 Miliar

Usai terdakwa Thomas More divonis bebas pada pengadilan Tipikor Kupang, JPU mengajukan kasasi di tingkat Mahkamah Agung RI dan hasil putusan Hakim Agung, menerima Kasasi dari jaksa penuntut umum pada Kejari Kota Kupang dan membatalkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kelas Kupang, dengan nomor 40/Pid.Sus-TPK/2020/PN Kpg, pada tanggal 17 Maret 2021 lalu.***

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Terkini

Delegasi Komwil IV Apeksi Puji SPAM Kali Dendeng

Jumat, 24 Juni 2022 | 22:04 WIB
X