2.543 Warga NTT Terserang DBD, 14 Meninggal Dunia

- Selasa, 25 Januari 2022 | 13:10 WIB
 Salah seorang pasien anak yang sedang dirawat di RSUD S K Lerik Kota Kupang belum lama ini. Foto: Victory News-Nahor Fatbanu.
Salah seorang pasien anak yang sedang dirawat di RSUD S K Lerik Kota Kupang belum lama ini. Foto: Victory News-Nahor Fatbanu.

KUPANG, VICTORY NEWS - Sebanyak 2.543 warga NTT terserang Demam Berdarah Dengue (DBD). 14 orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

Kasus meninggal dunai ini tersebar di delapan daerah dengan jumlah kematian tertinggi di Kabupaten Sumba Barat Daya 4 orang, Kota Kupang 3 orang dan Flores Timur 2 orang.

Selanjutnya, Kabupaten TTU, TTS Ende Ngada dan Manggarai Barat masing-masing satu orang meninggal dunia.

"Tahun 2021 ada 14 orang meninggal dunia karena DBD. Kalau tahun ini, sudah ada 2 orang meninggal di Kabupaten Sikka 1 orang dan Nagekeo 1 orang," ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi NTT, Erlina R Salmun kepada Victory News, Selasa (25/01/2022).

Baca Juga: Waspada! Kasus DBD Di NTT Meningkat, Kabupaten Manggarai Barat Paling Tertinggi

Erlina mengatakan, meski jumlah kematian tahun 2021 14 orang, namun jika dibandingkan tahun 2020 terjadi penurunan sebesar 84,5 persen.

Ia berharap, tahun ini penangulangan terhadap kasus DBD lebih masif dengan melibatkan peran semua pihak.

Mulai dari masyarakat, hingga pada kolaborasi dan koordinasi lintas sektor menjadi semakin lebih baik.

Baca Juga: Covid-19 Renggut Nyawa 1.352 Orang di NTT

Jane Ndapaole, Pengelola Program DBD Dinkes Provinsi NTT menambahkan, jumlah kasus DBD tahun 2021, jika diurutkan maka kasus terbanyak terjadi di bulan Desember dengan 612 kasus.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Terkini

Delegasi Komwil IV Apeksi Puji SPAM Kali Dendeng

Jumat, 24 Juni 2022 | 22:04 WIB
X