Keluarga Korban Penganiayaan Massa di Depan Kepala Desa Minta Hasil Visum

- Kamis, 27 Januari 2022 | 19:09 WIB

SOE, VICTORY NEWS - Yafet Nesimnasi dan Joni Nesimnasi, keluarga korban penganiayaan Mikhael Nesimnasi warga RT 003/RT 001 Dusun A Desa Lakat, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Keduanya, meminta penyidik Polres TTS untuk membuka hasil visum dokter. Jika, dua orang saksi yang mendatangi Polres TTS mengaku tidak melihat korban Mikhael Nesimnasi dianiaya massa.

“Kalau memang 2 orang saksi bilang mereka tidak tahu dan tidak melihat korban dipukul, lihat hasil visum, karena visum kedapatan tubuh korban yang memar akibat pukulan,” pinta kakak korban Yafet Nesimnasi dan Joni Nesimnasi ketika bersama korban Mikhael Nesimnasi kepada Victory News di Mapolres TTS, Kamis (27/1/2022).

Baca Juga: Warga Malas Bekerja, Gubernur Laiskodat : Kalau Tidak Mau Hidup Pegang Buang di Laut Kasih Makan Buaya Saja

Yafet menilai, kedua orang saksi yang sudah mendatangi Polres itu menipu penyidik. Sebab, korban melihat 5 orang diantaranya Simon Petrus Isu, Obed Nesimnasi, Ima Nesimnasi, Buce Faot dan Us Selan ikut menganiaya korban.

Namun, 2 orang saksi yang tidak disebutkan nama jika mengaku tidak tahu dan tidak melihat itu penipuan.

"Karena saksi-saksi tersebut juga berada di tempat kejadian perkara dan ikut memukul korban," katanya.

Baca Juga: Sediakan BBM dan Pelumas untuk Peralatan, Polda NTT Teken MoU dengan PT Pertamina Patra Niaga

Kasat Reskrim Polres TTS, AKP Mahdi Dejan Ibrahim mengatakan penyidik sementara melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi kasus penganiyaan tersebut.

Menurut Mahdi, ada 2 orang saksi yang tidak sebutkan nama sudah memenuhi panggilan penyidik. Namun, kedua saksi itu mengaku tidak tahu dan tidak melihat korban Mikhael Nesimnasi dipukul.

“Ada 2 saksi yang sudah dipanggil tetapi keduanya mengaku tidak melihat penganiayaan tersebut karena kedua saksi tidak tahu," katanya.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Terkini

Chris Mboeik: Partai Politik Butuh Media

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:35 WIB
X