Kasasi Ditolak MA, Kejari Manggarai Barat Eksekusi Dua Terpidana Kasus Korupsi Tanah Rp 1,3 Triliun

- Senin, 14 Februari 2022 | 19:35 WIB
Jaksa eksekutor saat melakukan eksekusi putusan MA terhadap terpidana Marthen Ndeo di Rutan Kelas IIB Kupang. (Dok Kejaksaan RI)
Jaksa eksekutor saat melakukan eksekusi putusan MA terhadap terpidana Marthen Ndeo di Rutan Kelas IIB Kupang. (Dok Kejaksaan RI)

KUPANG, VICTORY NEWS - Mahkamah Agung (MA) dalam putusan Kasasinya menolak permohonan Kasasi yang diajukan Marthen Ndeo dan Abdullah Nur atas kasus dugaan tindak pidana korupsi aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat atas tanah seluas 30 hektare yang diduga merugikan negara Rp 1,3 triliun pada tahun 2021 lalu.

Hendrik Tiip, selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Manggarai Barat, Kejati NTT menyampaikan, pada Senin (14/2/2022), bertempat di Rutan Kelas IIB Kupang, telah dilakukan eksekusi terhadap terpidana Marthen Ndeo dan Abdulla Nur.

“Benar hari ini telah dilakukan eksekusi terhadap terpidana Marthen Ndeo dan Abdullah Nur,” kata Hendrik Tiip melalui sambungan telepon.

Baca Juga: Hari Valentine dan Pendaftaran SNMPTN Yang Dibuka Mulai Hari Ini. Ini Langkah dan Syaratnya!

Menurut Hendrik, terpidana Marthen Ndeo, berdasarkan Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 332 K/Pid.Sus/ 2022 tanggal 25 Januari 2022, yang dalam amarnya adalah menolak permohonan kasasi Terdakwa dan Penuntut Umum.

Dalam putusan MA juga, menguatkan dari putusan Pengadilan Tinggi Kupang atas terpidana Marthen Ndeo, yang terbantukan pada nomor 14/Pid.Sus.TPK/2021/ PN.Kpg tanggal 18 Juni 2021.

Amar putusan itu berbunyi menjatuhkan pidana penjara selama 9 tahun kurungan dan denda senilai Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Baca Juga: 3 Produk Bahan Bakar Khusus Berubah Harga, Pertamax dan Pertalite Tetap

“Selain itu, amarnya juga menjatuhkan pidana tambahan berupa uang pengganti kepada terpidana sebesar Rp10 juta rupiah. Jika tidak membayar harta benda dapat disita oleh jaksa untuk dilelang dan jika tidak mencukupi diganti dengan pidana penjara 1 tahun,” terang Hendrik.

Jaksa eksekutor saat melakukan eksekusi putusan MA terhadap terpidana Abdullah Nur di Rutan Kelas IIB Kupang. (Dok : Kejaksaan Negeri )

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Terkini

X