BPBD Klaim Sumbatan Sampah di Drainase Jadi Pemicu Banjir di Kota Kupang

- Senin, 28 Februari 2022 | 11:29 WIB
Sampah menumpuk di salah satu drainase di RT 18/ RW 08, Kelurahan Penfui, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Foto diabadikan, Senin (28/2/2022). (victorynews.id/Sinta Tapobali)
Sampah menumpuk di salah satu drainase di RT 18/ RW 08, Kelurahan Penfui, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Foto diabadikan, Senin (28/2/2022). (victorynews.id/Sinta Tapobali)

KUPANG, VICTORYNEWS - Banjir merendam ratusan rumah warga Kota Kupang, Rabu (23/2/2022).

Badan Penangunggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang mengklaim bahwa banjir di Kota Kupang itu akibat sumbatan sampah pada drainase.

Kepala BPBD Kota Kupang Ernest Ludji kepada victorynews.id, Senin (28/2/2022) mengatakan banjir di Kota Kupang itu dipicu oleh buruknya drainase yang tersumbat sampah.

Baca Juga: Banjir di Kota Kupang, Arsitek: Ada Tiga Faktor Pemicu

"Salah satu penyebab terjadinya luapan air ini adalah menyempitnya saluran-saluran kali maupun drainase. Drainase selain berbentuk tutup botol, juga terdapat banyak sampah kiriman sehingga air tidak bisa leluasa untuk melewati jalurnya," jelaskepala BPBD Kota Kupang Ernest Ludji.

Menurut Ernest, akibat sumbatan sampah itu air mencari jalan sendiri, seperti yang terjadi di Jalan Gua Lourdes.

Air meluap ke badan jalan dan mengikis jalan, sehingga Jalan Gua Lourdes rusak parah.

Baca Juga: Longsor, Rumah Warga Fontein dan Bakunase 2 Kota Kupang Ambruk

Ernest mengatakan persoalan sampah harus diperhatikan, sehingga tidak menjadi penyebab banjir di kemudian hari.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X