Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka Ira Ua Setelah Permohonan Praperadilan Ditolak Hakim

- Kamis, 19 Mei 2022 | 20:51 WIB
Tersangka Kasus Pembunuhan Astri dan Lael, Ira Ua alias IU saat memberikan keterangan kepada victorynews.id, Sabtu (7/5/2022).  (Simon Selly victorynews.id)
Tersangka Kasus Pembunuhan Astri dan Lael, Ira Ua alias IU saat memberikan keterangan kepada victorynews.id, Sabtu (7/5/2022). (Simon Selly victorynews.id)

KUPANG, VICTORYNEWS - Kuasa hukum tersangka Ira Ua, Yance Tobias Messah mengatakan, terkait putusan praperadilan hakim Pengadilan Negeri Kupang sebagai orang hukum tentu menghormatinya.

Menurut Tobias Messah, dengan putusan ini, sidang selanjutnya mengenai pokok perkara bisa segera dimulai.

"Kalau rencana kedepan ya aturan mainnya, karena dia belum diperiksa sebagai tersangka maka paling-paling polisi layangkan surat panggilan diperiksa dia sebagai tersangka," jelas Yance Messah, Kamis (19/5/2022).

Ia menerangkan walaupun permohonan ditolak, selanjutnya Ira Ua akan diperiksa kembali sebagai tersangka.

Baca Juga: Kasus Astri dan Lael, Hakim Nilai Percakapan Randi Badjideh dan Ira Ua Masuk Pokok Perkara

"Paling-paling periksa dia sebagai tersangka karena menurut polisi dia sudah cukup bukti sehingga layak jadi tersangka, ya dia memberikan keterangan lagi. Menurut polisi kan sudah ada dua alat bukti, ya sudah dipanggil ditahan saja, kan begitu. Langsung P-21," ketusnya.

Ia menilai berkaitan dengan percakapan Ira Ua dan suaminya Randi Badjideh yang dinilai hakim hal itu sebagai pokok perkara. Kemudian, akan disampaikan saat sidang pokok perkara.

"Dasar pertimbangan hakim dalam memutuskan itu, baginya sedikit berhubungan dengan eksepsi yang disampaikan pada sidang Randi Badjiddeh. Kalimat itu, lanjut dia, telah diadopsi di luar Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ke dalam dakwaan JPU," jelasnya.

Baca Juga: Hakim Tolak Praperadilan Ira Ua, Keluarga Astri dan Lael Gelar Doa Besama Depan PN Kupang

Yance juga menegaskan dalam sidang sebelumnya dengan agenda eksepsi bahwa kalimat itu merupakan kalimat yang tidak sesuai fakta yang terjadi di lapangan.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RUU 5 Provinsi Tidak Bahas Soal Provinsi Flores

Minggu, 26 Juni 2022 | 22:15 WIB

Delegasi Komwil IV Apeksi Puji SPAM Kali Dendeng

Jumat, 24 Juni 2022 | 22:04 WIB
X