Permohonan Ira Ua Ditolak, Hakim PN Kupang : Permohonan Pemohon Tidak Berdasarkan Hukum

- Kamis, 19 Mei 2022 | 21:01 WIB
Hakim Tunggal Derman P Nababan membacakan putusan majelis hakim dalam sidang praperadilan penetapan tersangka Ira Ua, di PN Kupang, Kamis (19/5/2022).  (Nahor Fatbanu victorynews.id)
Hakim Tunggal Derman P Nababan membacakan putusan majelis hakim dalam sidang praperadilan penetapan tersangka Ira Ua, di PN Kupang, Kamis (19/5/2022). (Nahor Fatbanu victorynews.id)

KUPANG, VICTORYNEWS- Hakim tunggal Derman P. Nababan dalam mengadili perkara praperadilan atas penetapan Ira Ua sebagai tersangka oleh Polda NTT (termohon) menilai apa yang menjadi permohonan pemohon tidak berdasarkan hukum.

Hal ini disampaikan Derman P. Nababan dalam sidang praperadilan dengan agenda pembacaan putusan hakim dalam sidang praperadilan di ruang Cakra Pengadilan Negeri Kupang, Kamis (19/5/2022).

"Menimbang bahwa berdasarkan pertimbangan hakim, bagi permohonan pemohon yang menyatakan penetapan pemohon sebagai tersangka tidak berdasarkan bukti permulaan yang cukup adalah tidak berdasarkan hukum," kata hakim Nababan.

Baca Juga: Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka Ira Ua Setelah Permohonan Praperadilan Ditolak Hakim

Selain itu, hakim juga telah mempertimbangkan alasan pemohon dengan 5 buah sprindik yang dikeluarkan menurut hakim tidak relevan untuk dijadikan sebagai alasan.

"Menimbang bahwa mengenai bahwa alasan pemohon yang menyatakan bahwa adanya 5 sprindik dalam perkara ini menurut hakim tidak relevan dijadikan sebagai alasan pra peradilan sebagaiman telah dipertimbangkan," ujarnya.

Hakim juga berkesimpulan sebelumnya sprindik telah dikeluarkan oleh Polsek Alak dan kini ditangani olen Polda NTT, sehingga hal yang dilakukan penyidik telah sesuai dengan kewenangan dari pihak kepolisian.

"Karena adanya kasus perkara ini dari Polsek Alak, ke Kepolisian Nusa Tenggara Timur serta adanya pergantian dan penambahan personil penyidik maupun penyidik pembantu yang merupakan kewenangan dari polisi ataupun kebijakan dari termohon dalan penanganan suatu perkara pidana," terang hakim Derman P Nababan.

Baca Juga: Teriakan 'Tangkap Ira Ua' Menggema di Pengadilan Negeri Kupang

Hakim Nababan kembali menjelaskan, berdasarkan pertimbangan tersebut pengadilan berpendapat penetapan pemohon sebagai tersangka, dilakukan berdasarkan asas hukum yang berlaku.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RUU 5 Provinsi Tidak Bahas Soal Provinsi Flores

Minggu, 26 Juni 2022 | 22:15 WIB

Delegasi Komwil IV Apeksi Puji SPAM Kali Dendeng

Jumat, 24 Juni 2022 | 22:04 WIB
X