KPK Terima 27 Laporan Dugaan Kasus Korupsi dari NTT

- Senin, 20 Juni 2022 | 15:33 WIB
Plt. Deputi Bidang Pendidikan Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat, Wawan Wardiana didamping Plt. Sekda NTT, Yohana Lissapaly saat memberikan keterangan pers. Ia mengatakan sampai saat ini ada 27 laporan kasus korupsi dari NTT  (victorynews.id/Kekson Salukh)
Plt. Deputi Bidang Pendidikan Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat, Wawan Wardiana didamping Plt. Sekda NTT, Yohana Lissapaly saat memberikan keterangan pers. Ia mengatakan sampai saat ini ada 27 laporan kasus korupsi dari NTT (victorynews.id/Kekson Salukh)

KUPANG, VICTORYNEWS- KPK RI menerima 27 laporan dugaan kasus korupsi dari Provinsi NTT.

27 laporan dugaan kasus korupsi dari bumi Flobamorata itu disampaikan secara perorangan maupun kelompok secara langsung, juga melalui aplikasi lapor atau email KPK.

Penjelasan ini disampaikan Plt. Deputi Bidang Pendidikan Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat, Wawan Wardiana saat diwawancara victorynews.id, Senin, (20/6/2022) usai membuka kegiatan bimbingan teknis peningkatan kapabilitas dan pemberdayaan masyarakat anti korupsi di hotel Cristal Kupang.

Baca Juga: Randi Badjideh Bukan Pembunuh Lael, Lalu Siapa?

Wawan mengatakan KPK RI sedang melakukan verifikasi terhadap laporan-laporan kasus dugaan korupsi dari NTT itu.

"Kami sedang melakukan verifikasi kembali atas laporan yang disampaikan secara individu maupun kelompok itu, " katanya.

Menurut Wawan, seluruh laporan yang disampaikan masyarakat kepada KPK pasti ditindaklanjuti. Namu, ia meminta masyarakat yang melaporkan kasus dugaan korupsi di KPK tidak boleh mengumbar di media sosial.

Baca Juga: Operasi Patuh Turangga 2022, Gelar Sidang di Tempat Untuk Cegah Pungli

Jika laporan yang disampaikan masyarakat kepada KPK, kata Wawan, diumbar di media sosial atau media mainstream sangat membantu terduga pelaku korupsi untuk menghilangkan alat bukti.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X