Cuaca Buruk, Nelayan di Kota Kupang Ramai-Ramai jadi Tukang Ojek

- Jumat, 24 Juni 2022 | 15:43 WIB
Kapal nelayan bersandae di pelabuhan karenacuaca buruk. (victorynews.id/Mikael Umbu)
Kapal nelayan bersandae di pelabuhan karenacuaca buruk. (victorynews.id/Mikael Umbu)

KUPANG, VICTORYNEWS--Akibat cuaca buruk, nelayan di Kota Kupang, NTT alih profesi jadi tukang ojek untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari.

Sudah dua minggu trerakhir para nelayan di sekitar Tenau Kupang tidak melaut karena cuaca buruk dan lebih memilih menjadi tukang ojek.

Pantauan victorynews.id, Jumat (24/6/2022), sejumlah kapal nelayan terparkir rapi di TPO Tenau Kupang akibat cuaca buruk, sementara para nelayan tidak berada di sekitar area kapal karena sibuk antar jemput penumpang yang menggunakan jasa ojek.

Nelayan di Kota Kupang tidak melaut setelah ada imbauan dari BMKG dan Syahbandar PPI Tenau terkait gelombang tinggi di perairan NTT.

Baca Juga: Dinas PPO Manggarai Timur Sosialisasikan Implementasi Pedoman Pembelajaran Paradigma Baru 2022

Ketua Bidang Komunikasi Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Kupang Abdul Wahad mengatakan banyak nelayan beralih profesi menjadi tukang ojek akibat tidak turun melaut.

Menurutnya, kebanyakan nelayan yang beralih profesi ini bekerja di kapal hand line dan poll and line up sementara nelayan kapal mini purse seine mencari ikan hanya di sekitaran PPI Tenau.

"Kapal-kapal besar seperti tuna dan lain tidak ada yang keluar kecuali mini purse seine yang mencari ikan, itu pun tidak jauh," ungkapnya.

Baca Juga: Tidak Main-Main, Imigrasi Atambua Deportasi 12 WNA Dalam 6 Bulan

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X