Saksi Ahli dari Pihak Randi Badjideh Minta Sidang Direkam, Hakim tak Beri Izin

- Senin, 27 Juni 2022 | 13:24 WIB
Pengunnjung di PN Kupang menyaksikan jalannya sidang kasus pembunuhan Astri dan Lael, Senin (27/6/2022).  (victorynews.id/nahor fatbanu)
Pengunnjung di PN Kupang menyaksikan jalannya sidang kasus pembunuhan Astri dan Lael, Senin (27/6/2022). (victorynews.id/nahor fatbanu)

KUPANG, VICTORY NEWS-Penasihat Hukum Terdakwa Randi Badjideh dalam kasus pembunuhan Astri dan Lael menghadirkan saksi ahli Dr Simplexius Asa dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Kupang, Senin (27/6/2022).

Terpantau langsung victorynews.id di ruang persidangan itu, sidang baru dimulai tepat pukul 13.45 Wita.

Menariknya sesudah Ahli Dr Simplexius Asa diangkat sumpah, dirinya meminta Majelis Hakim untuk merekam jalannya persidangan itu, dengan menunjukan sebuah alat perekam.

Baca Juga: Dijanjikan Kerja di Papua Namun Dibawa ke Ambon, Pemuda Asal NTT Nekat Loncat ke Laut

"Apa bisa di rekam yang mulia," tanya Ahli.

Saksi ahli mengatakan dirinya meminta agar sidang tersebut direkam untuk kepentingan pribadi sekaligus sebagai pelajaran untuk anak-anak.

"Untuk pribadi dan sebagai pelajaran untuk anak-anak nanti yang mulia," jawab saksi ahli dari pihak Randi Badjideh saat ditanya Hakim Wari Juniati.

Hakim Wari Juniati yang memimpin jalannya sidang tidak mengizinkan saksi ahli untuk merekam jalannya persidangan itu sebelum adanya putusan yang berkekuatan hukum tetap (Inkracht).

Baca Juga: Jadwal dan Tempat ASEAN Para Games XI dalam Perpres yang Diteken Presiden Jokowi


"Sebelum perkara ini belum inkracht dan masih dalam persidangan, jangan dulu ya," ujar Hakim Wari Juniati.

Hingga saat ini sdang masih tetap berlangsung di ruang Cakra Pengadilan Negeri Kupang, NTT. ***

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

CATAT! 24 Agustus, Sidang Putusan Randy Badjideh

Senin, 8 Agustus 2022 | 14:52 WIB
X