Program Studi Pekerjaan Sosial APS Kupang, Satu - satunya di Indonesia

- Jumat, 1 Juli 2022 | 21:25 WIB
Direktur APS Kupang Voni Malelak sedang memantau stafnya dalam persiapan akreditasi program studi pekerjaan sosial yang menjadi satu-satunya di Indonesia.  (victorynews.id/Polce Siga)
Direktur APS Kupang Voni Malelak sedang memantau stafnya dalam persiapan akreditasi program studi pekerjaan sosial yang menjadi satu-satunya di Indonesia. (victorynews.id/Polce Siga)

KUPANG, VICTORYNEWS - Akademi Pekerjaan Sosial (APS) Kupang saat ini sedang melakukan persiapan reakreditasi program Studi Pekerjaan Sosial.

Program Studi Pekerjaan Sosial APS Kupang kini tercatat menjadi satu - satunya program studi di Indonesia. Sejauh ini, belum ada program studi yang sama di Indonesia seperti APS Kupang.

APS Kupang yang berdiri sejak tahun 1998 ini telah menghasilkan 729 lulusan yang bekerja di berbagai khususnya bidang pelayanan sosial termasuk bekerja di panti jompo, panti asuhan, rumah sakit baik dalam dan luar negeri.

Baca Juga: Anggaran Perlindungan Sosial Naik, Sri Mulyani Beberkan Para Penikmatnya

Selain itu, dari 729 orang yang telah lulus terdapat 30 orang lulusan disabilitas dan sudah berkerja di berbagai yayasan termasuk program keluarga harapan (PKH).

Direktur APS Kupang, Voni Malelak kepada victorynews.id, Jumat (1/7/2022) mengatakan, dalam satu tahun ajaran rata-rata mahasiswa yang masuk 50 lebih orang.

Dia mengatakan, jumlah ini kadang naik kadang juga turun tergantung minat dari para calon mahasiswa. Ia, mengaku, tahun 2015 terdapat 100 lebih mahasiswa sehingga dibagi dalam tiga kelas.

Baca Juga: ICRAF Ajak Pemuda NTT Jadi Peneliti Lanskap

"Kami di sini hanya satu program studi saja yakni pekerjaaan sosial dan ini menjadi satu-satunya yang ada di  Indonesia," kata Voni Malelak.

Dia mengatakan, umumnya mahasiswa berasal dari NTT dan pernah  juga mahasiswa. Terdapat pula mahasiswa dari para suster katolik.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Besok, Berkas Ira Ua Dilimpahkan ke Jaksa

Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:50 WIB
X