Yance T Mesakh: Screenshot WA Randi Badjideh dan Ira Tidak Dapat Dijadikan Bukti Pembunuhan Berencana

- Senin, 1 Agustus 2022 | 20:19 WIB
Terdakwa pembunuhan Astri dan Lael, Randi Badjideh mengikuti sidang pembacaan pledoi di Pengadilan Negeri Kupang, Senin (1/8/2022).  (victorynews.id/Simon Selly)
Terdakwa pembunuhan Astri dan Lael, Randi Badjideh mengikuti sidang pembacaan pledoi di Pengadilan Negeri Kupang, Senin (1/8/2022). (victorynews.id/Simon Selly)

KUPANG, VICTORYNEWS - Kuasa Hukum Randi Badjideh, Yance Thobias Messakh mengungkapkan bahwa Screenshot percakapan Randi Badjideh dan Ira Ua tidak bisa dijadikan bukti pembunuhan berencana terhadap Astri dan Lael.

Hal itu diungkapkan Yance Thobias Messakh saat membacakan pledoi dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Astri dan Lael dengan terdakwa Randi Badjideh di Pengadilan Negeri Kupang, Senin (1/8/2022).

"Menurut tim penasihat hukum, terdakwa screenshot percakapan wa tidak dapat disimpulkan bahwa pembunuhan tersebut telah direncanakan terlebih dahulu oleh terdakwa Randi Badjideh, karena tidak diketahui latar belakang percakapan terdakwa dan istrinya melakukan percakapan itu," terang Yance.

Baca Juga: Jelang Hari Hutan Indonesia, Pemuda Pancasila Lamba Leda Timur Tanam Ratusan Anakan Pohon

Ia menambahkan, terkait screenshot percakapan dengan Ira dilakukan Randi Badjideh untuk meyakinkan Ira bahwa terdakwa mencintainya.

Sehingga percakapan yang berkaitan 'Beta Pi Bunuh Dong Sudah Ko, B Sudah Bunuh Orang Mah', merupakan bukti bahwa terdakwa mencintai sang istrinya.

"Terkait screenshot percakapan percakapan wa tentang pengakuan terdakwa kepada istrinya Ira Ua, yang pada pokoknya terdakwa mengakui telah membunuh seseorang sebagai bukti terdakwa sangat mencintai istrinya Ira Ua," jelasnya.

Baca Juga: Heboh, Pegawai BPN Nagekeo Nyaris Adu Jotos dengan Warga Desa Ulupulu

Untuk diketahui, pembacaan pledoi atau pembelaan itu dibacakan secara bergantian oleh penasihat hukum terdakwa yang dimulai dari Narita Krisna Mukti, Beny Taopan, dan diikuti Yance Thobias Messakh.***

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kantor Imigrasi Kupang Deportasi 6 WNA Asal India

Rabu, 1 Februari 2023 | 16:39 WIB

Rayakan HUT ke-42 Satpam, Begini Pesan Kapolda NTT

Senin, 30 Januari 2023 | 21:11 WIB
X