Bela Randi Badjideh, Kuasa Hukum: Perbuatan Terdakwa Bukan Pembunuhan Berencana

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 04:45 WIB
Terdakwa pembunuhan Astri dan Lael, Randi Badjideh mengikuti sidang pembacaan pledoi di Pengadilan Negeri Kupang, Senin (1/8/2022).  (victorynews.id/Simon Selly)
Terdakwa pembunuhan Astri dan Lael, Randi Badjideh mengikuti sidang pembacaan pledoi di Pengadilan Negeri Kupang, Senin (1/8/2022). (victorynews.id/Simon Selly)

KUPANG, VICTORYNEWS - Kuasa Hukum Randi Badjideh menilai perbuatan kliennya yang membunuh Astri dan Lael tidak dapat dikategorikan sebagai pembunuhan berencana.

Hal ini disampaikan Kuasa Hukum Randi Badjideh Yance Thobias Messakh saat membacakan pledoi dalam sidang di Pengadilan Negeri Kupang, Senin (1/8/2022).

"Tidak ada waktu mempersiapkan alat atau sarana yang dilakukan oleh terdakwa untuk melakukan pembunuhan berencana dan upaya menyembunyikan pembunuhan," ujar Yance.

Baca Juga: Yance T Mesakh: Screenshot WA Randi Badjideh dan Ira Tidak Dapat Dijadikan Bukti Pembunuhan Berencana

Yance menjelaskan, pembunuhan berencana merupakan kejahatan yang telah direncanakan sistematis dari tahapan perencanaan yang matang serta tujuan yang pasti keberhasilan pembunuhan itu tanpa diketahui.

"Pengertian pembunuhan berencana adalah suatu kejahatan merampas nyawa orang lain, atau membunuh setelah dilakukan perencanaan dengan waktu dan metode, dengan tujuan memastikan keberhasilan pembunuhan atau untuk menghindari penangkapan pembunuhan berencana dalam hukum umumnya, merupakan pembunuhan yang paling serius dan pelakunya dapat dihukum mati atau pelakunya dapat dihukum seumur hidup," terang dia.

Baca Juga: Kadis P dan K NTT Dukung Taman Edukasi Rempah

Untuk kasus Randi Badjideh, menurut penasihat hukum sesuai fakta dipersidangan tidak ada bukti yang kuat sesuai dakwaan penuntut umum, namun kejadian pembunuhan itu dilakukan secara spontanitas oleh terdakwa.

"Tidak ada alat maupun pola tertentu yang disiapkan oleh terdakwa. Di persidangan terungkap secara jelas bahwa terdakwa melakukan pencekikkan terhadap korban Astri secara spontan, atau niat membunuh korban, ketika terdakwa Randi melihat korban Astri mencekik korban anak Lael, sebagaimana keterangan terdakwa di persidangan," jelasnya.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X