Warga Nagekeo Ramai-Ramai Hentikan Proyek Waduk Lambo di NTT

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 21:23 WIB
Mewakili Suku Nakebani David Lado mengatakan pemblokiran ini karena  BPN Nagekeo dan BWS NT II yang belum realisasi uang ganti rugi kami masyarakat yang terdampak PSN Waduk Lambo (victorynews.id/Bernard Sapu)
Mewakili Suku Nakebani David Lado mengatakan pemblokiran ini karena BPN Nagekeo dan BWS NT II yang belum realisasi uang ganti rugi kami masyarakat yang terdampak PSN Waduk Lambo (victorynews.id/Bernard Sapu)

MBAY, VICTORYNEWS-Warga dari beberapa suku di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT ramai-ramai datang ke lokasi proyek Waduk Lambo untuk menghentikan aktivitas pembangunan.

Penghadangan oleh warga di lokasi proyek Waduk Lambo di Kabupaten Nagekeo di NTT dilakukan Selasa (2/8/2022) karena belum ada realisasi uang ganti rugi lahan masyarakat baik itahap pertama maupun tahap kedua.

Mewakili Suku Nakebani David Lado saat ditemui victorynews.id di lokasi PSN Waduk Lambo mengatakan sejak dari proses awal rumah mereka didatangi oleh pemerintah untuk mendukung pembangunan Waduk Lambo.

Baca Juga: Gubernur Viktor Laiskodat Tantang UPG 45 Budidaya Kerang di NTT, Ini Jawaban Samuel Haning

"Sudah kami jalani dan ikut turut mendukung pembangunan Waduk Lambo, namun kami masyarakat biasa akhirnya dibodohi," ungkapnya.

Ia menyalahkan pihak BPN Nagekeo.

"Ini semua akibat ulahnya BPN Nagekeo dan BWS NT II yang kita tanya mereka jawab sudah kirim, kalau tidak mereka jawab masih validasi, trnyata kami temukan kemarin di Kantor BPN Nagekeo sudah satu tahun lebih berkas ganti rugi lahan kami masih berlabuh terus di Kantor BPN Nagekeo," ujarnya.

Baca Juga: Komnas HAM Dalami Kematian Brigadir J Lewat ART Kadiv Propam Nonaktif Irjen Ferdi Sambo

Menurutnya, hal itu membuktikan BPN Nagekeo mau membodohi masyarakat biasa.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bangga Punya TNI, Ini Link Twibbon HUT TNI ke-77

Rabu, 5 Oktober 2022 | 08:34 WIB
X