Wagub NTT Sebut Standar Pelayanan Publik di NTT Sangat Rendah

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 18:41 WIB
Wagub NTT Josef Nae Soi. (victorynews.id/Mikhael Umbu)
Wagub NTT Josef Nae Soi. (victorynews.id/Mikhael Umbu)

KUPANG, VICTORYNEWS - Wakil Gubernur (Wagub)NTT Josef Nae Soi mengatakan, standar pelayanan publik masih sangat rendah di Provinsi NTT.

Wagub NTT Josef Nae Soi mengatakan ini setelah melihat penilaian kepatuhan pemerintah dalam memenuhi standar pelayanan publik di NTT masih ada warna kuning, hijau dan merah sesuai penilaian Ombudsman.

Wagub NTT berharap diperlukan keterbukaan dari seluruh kepala daerah di NTT untuk mengatasi persoalan tersebut.

Baca Juga: Bahas Pelanggaran Disiplin Polri, Kabid Propam Polda NTT Sambangi Kantor Ombudsman

"Saya contohkan dalam UU nomor 25 tahun 2009, saya sebagai pimpinan pansus substansinya adalah supaya pelayanan publik di seluruh indonesia memiliki output, outcome, tepat, cepat dan akurat. Itulah yang seharusnya dilakukan," ujar Wagub NTT Josef Nae Soi di Hotel Kristal, Selasa (9/8/2022).

Wagub NTT mengaku, kondisi standar rendah ini sudah didiskusikan bersama Gubernur NTT. Dimana, diusulkan ke pusat APBD tingkat I dan II diberikan satu kali selama dua tahun setelah itu tidak lagi diberikan dari pusat.

"Usul ini tujuannya untuk memacu mencari uang sendiri dengan cara pelayanan publik, " kata Wakil Gubernur NTT.

Baca Juga: Gletser Pegunungan Alpen Mencair, Kunjungan Wisatawan Turun Drastis

Wagub menyebut, pelayanan publik yang cepat dapat memacu masyarakat memberikan sesuatu yang cepat kepada pemerintah.

"Bayar pajak untuk pemerintah yang disebut PAD, kemudian PAD itu untuk membangun, bisa dikatakan itu terlalu ekstrem. Tetapi mimpi itu bisa dicoba jika tidak maka akan beranggapan uang ada, kerja tidak kerja tetap dapat gaji," sebut Wagub Josef.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X