BKP Kupang Musnahkan 11 Komoditi Ilegal dari Timor Leste, Mulai Sosis Hingga Ayam dan Babi

- Senin, 15 Agustus 2022 | 13:07 WIB
Kepala BKP Kupang Yulius Umbu Hunggar menunjukkan daging kering yang masuk tanpa dokumen dari Timor Leste melalui PLBN Wini. (Dok BKP Kupang)
Kepala BKP Kupang Yulius Umbu Hunggar menunjukkan daging kering yang masuk tanpa dokumen dari Timor Leste melalui PLBN Wini. (Dok BKP Kupang)

WINI, VICTORYNEWS -  Balai Karantina Pertanian (BKP) Kupang memusnahkan 11 komoditi ilegal atau tanpa keterangan kesehatan yang masuk dari Timor Leste ke wilayah NTT melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain telah dimusnahkan.

Pemusnahan ini dilakukan oleh BKP Kupang di Kantor BKP wilayah kerja PLBN Wini, Senin (15/8/2022) dan dipimpin langsung Kepala BKP Kupang, Yulius Umbu Hunggar.

11 komoditi ini antara lain 1 ekor babi, 2 ekor ayam kampung, 6,3 kilogram sosis babi, 7 kilogram daging babi kering, 0,5 kilogram kornet babi, 3,4 kilogram kornet ayam, 58,14 kilogram sosis ayam, 30 kilogram beras, 14 kilogram kacang-kacangan, 3 kilogram buah-buahan dan 1 pohon pepaya.

Baca Juga: Karantina Pertanian Amankan Produk Daging Ilegal dari Timor Leste

Pemusnahan ini guna mencegah masuknya virus penyebab Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke wilayah NTT yang masih bebas atau zona hijau. Pemusnahan ini juga untuk meminimalisir penyebaran penyakit African Swine Fever (ASF).

Yulius menyebut, BKP Kupang memiliki peran untuk mencegah terjadinya penyebaran penyakit dari suatu area ke area lain dengan melakukan pemeriksaan dan pemusnahan.

"Setiap komoditas hewan yang dibawja oleh para penumpang ditempat pemasukan maupun pengeluaran seperti bandara, pelabuhan, kantor pos maupun pos lintas batas negara," ujarnya di sela pemusnahan tersebut.

Baca Juga: Final Soeratin Cup 2022: Mampukah PSN Ngada Meruntuhkan Dominasi Perse Ende di Stadion Marilonga

Pengawasan ini dilakukan di wilayah PLBN Wini bersama dengan pihak bea cukai, imigrasi, KKP, karantina ikan, syahbandar, Satgas Pamtas RI-RDTL dan kepolisian maupun pihak terkait lain yang turut membantu.

Sebelumnya, 11 komoditi ini ditahan berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan di PLBN Wini sebagaimana Pasal 33 UU No. 21 Tahun 2019.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Buku Tabungan Hilang, Tapi Mau Cek BSU? Ini Solusinya

Rabu, 28 September 2022 | 14:10 WIB
X