Wali Kota Kupang: Badai Seroja dan Covid-19 Jadi Momok, Masyarakat Tangguh

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 14:55 WIB
Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore saat memimpim upacara HUT ke-77 RI. (victorynews.id/Putra Bali Mula)
Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore saat memimpim upacara HUT ke-77 RI. (victorynews.id/Putra Bali Mula)

KUPANG, VICTORYNEWS - Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore yang akan mengakhiri kepemimpinannya 22 Agustus mendatang mengaku telah melalui berbagai tantangan besar yaitu pandemi Covid-19 dan Badai Seroja.

Di luar itu terdapat lagi berbagai persoalan geopolitik yang menganggu ekonomi Indonesia hingga mempengaruhi kebijakan politik dan terasa pula di Kota Kupang.

Jefri mengutarakan hal tersebut saat menjadi Inspektur Upacara HUT ke-77 Republik Indonesia, Rabu (17/8/2022) di Balai Kota Kupang.

Baca Juga: Kecil- Kecil Cabe Rawit! Meriahkan HUT ke-77 RI, Ini Atraksi Drum Band Siswa SD Liliba

Namun begitu Indonesia khususnya Kota Kupang disebutnya tetap tangguh untuk menumbuhkan ekonomi dan taraf hidup di antara berbagai terpaan tersebut.

Dalam kepemimpinannya pandemi Covid-19 adalah tantangan hebat, berbagai krisis dunia juga mempengaruhi harga pangan, ditambah adanya Badai Seroja yang melanda Kota Kupang beberapa April lalu.

"Kini krisis akibat situasi geopolitik yang memanas namun kami sangat bersyukur kita semua masih mampu menghadapinya sebagai bangsa yang diberi sifat tangguh dan hidup saling melindungi, gotong royong, bahu membahu menghadapi tantangan sebesar apapun," sebutnya.

Jefri menyebut tokoh agama, organisasi sosial, tenaga kesehatan, TNI, Polri, jajaran birokrasi yang saling sinergi termasuk masyarakat yang gotong royong dilihat dari terjadinya Siklon Tropis Seroja.

Baca Juga: Jadi Pasangan Romantis, Rizky Febian Ternyata Tak Suka Mahalini Pakai Rok Mini

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X