Lapas Berperan Merajut Kembali Keretakan Hubungan WBP Dengan Masyarakat

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 17:06 WIB
Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (Tengah) saat memasuki gerbang Blok Lapas Kelas IIA Kupang, Rabu 17 Agustus 2022. (victorynews.id/yapi manuleus)
Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (Tengah) saat memasuki gerbang Blok Lapas Kelas IIA Kupang, Rabu 17 Agustus 2022. (victorynews.id/yapi manuleus)

KUPANG, VICTORYNEWS-Hubungan antara masyarakat dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengalami keretakan. Lapas berperan penting untuk merajut kembali keretakan tersebut.

Keretakan Hubungan WBP dengan masyarakat terjadi akibat pelanggaran hukum yang dilakukan WBP. Di sini Lapas berperan memberi pembinaan agar keretakan hubungan itu bisa dibangun kembali.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi saat membacakan sambutan dari Menteri Hukum dan HAM pada acara Pemberian Remisi di Lapas Kelas IIA Kupang, NTT, Rabu (17/8/2022).

Baca Juga: 1.000 Pelajar di Nagekeo Gelar Tari Kolosal Saat HUT ke 77 Kemerdekaan RI

Menurutnya, Tugas Kemenkumham melalui petugas Lapas sangat mulia dalam membina WBP. Sehingga keretakan antara WBP dengan masyarakat harus dihubungkan kembali oleh Lapas sendiri.

"Pelanggaran hukum yang telah dilakukan Warga Binaan merupakan sebuah bentuk keretakan hubungan Warga Binaan dan masyarakat. Keretakan ini harus dihubungkan oleh kita di Lembaga Pemasyarakatan," kata Josef Nae Soi.


"Ini adalah tugas mulia untuk kawan-kawan. Berikan nilai-nilai sosial dan keterampilan sehingga nantinya mereka akan diterima dengan baik saat kembali di masyarakat," cetusnya.***

 

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X