Waduh!!! Berawal Dari Kasus Sajam, Oknum yang Mengaku Pendeta Ditahan Kejari Kota Kupang

- Selasa, 13 September 2022 | 07:04 WIB
Arnikeb Eben Tungsely (tidak pakai topi) saat diinterogasi di Kejari Kota Kupang, Senin (12/9/2022). Ia mengaku sebagai pendeta (victorynews.id/Yapi Manuleus)
Arnikeb Eben Tungsely (tidak pakai topi) saat diinterogasi di Kejari Kota Kupang, Senin (12/9/2022). Ia mengaku sebagai pendeta (victorynews.id/Yapi Manuleus)

KUPANG, VICTORYNEWS- Arnikeb Eben Tungsely (32), kini ditahan Kejari Kota Kupang, NTT.

Ia ditahan karena mengaku sebagai seorang penginjil bahkan pendeta dan sudah mempunyai 20 orang pengikut di Kota Kupang.

Kepala Kejari Kota Kupang Banua Purba kepada victorynews.id di ruang kerjanya, Senin (12/9/2022) malam mengatakan pada hari ini Senin (12/9/2022) pukul 15.00 Wita, tersangka bernama lengkap Arnikeb Eben Tungsely terlibat kasus  Senjata Tajam (Sajam) dari Polsek Kelapa Lima lalu diterima di Kejari Kota Kupang.

Namun, setelah diperiksa oleh JPU tersangka mengaku membawab senjata tajam namun tidak ingin ditangkap.

Baca Juga: MIRIS... 42.713 Anak Usia 0-17 Tahun di Malaka belum Miliki Akta Kelahiran

"Ia beralasan mau mengikuti acara keagamaan. Jadi prinsipnya jaksa saya kalau itu bersifat kerohanian kita dukung. Dia langsung kami undang ke ruangan, saya tanya identitasnya dan kegiatan keagamaan apa. Dia katakan kegiatan KKR dan seminar," katanya.

Namun setelah dicek identitasnya, ia bekerja sebagai seorang swasta.

"Dia bilang dia seorang misionaris, saya tanya misionaris dari mana. Dia bilang saya penginjil dan seorang pendeta. Saya tanya pendeta dari Gereja mana. Dia jawab dari Gereja The Church Of Pentakosta," ujarnya.

Tersangka lalu mengaku sebagai pembantu pendeta namun tak bisa memperlihatkan buktinya.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X