Pelantikan Pejabat di Akhir Masa Jabatan Jefri Riwu Kore Disebut 'Bengkok', Mengapa?

- Rabu, 28 September 2022 | 06:00 WIB
Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang Yuven Tukung menyebut Pelantikan Pejabat di akhir Masa jabatan Jefri Riwu Kore 'bengkok'. (dok. victorynews.id)
Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang Yuven Tukung menyebut Pelantikan Pejabat di akhir Masa jabatan Jefri Riwu Kore 'bengkok'. (dok. victorynews.id)

KUPANG, VICTORYNEWS - DPRD Kota Kupang selain mendukung pembatalan pelantikan 9 pejabat di Pemerintah Kota Kupang, juga menyoroti pelantikan pejabat di akhir masa jabatan mantan Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore.

DPRD Kota Kupang menilai pelantikan pejabat di akhir masa jabatan Jefri Riwu Kore tidak prosedural.

Sorotan terkait pelantikan pejabat di akhir masa jabatan mantan Wali Kota Kupang Jafri Riwu Kore itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang Yuven Tukung kepada victorynews.id, Selasa (27/9/2022).

Baca Juga: Pemkot Kupang Siap Laksanakan Rekomendasi KASN, 9 Pejabat Harus Relakan Jabatan

Yuven menyebut, penilaian tidak prosedural atas pelantikan pejabat di akhir masa jabatan Jefri Riwu Kore itu bukan tanpa tanpa alasan.

Pasalnya, anggota Panitia Seleksi (pansel) pejabat di Pemkot Kupang, ADE Manafe sudah dipenalti oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Dia menyebut penalti terhadap Pansel ADE Manafe yang juga Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Kupang itu ada di dalam rekomendasi KASN.

Baca Juga: Ini Nama dan Jabatan 9 Pejabat yang akan Dibatalkan Pelantikannya oleh Penjabat Wali Kota Kupang

"Ada poin penting dalam rekomendasi KASN yang menyebutkan bahwa Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah, ADE Manafe sudah dipenalti oleh KASN. Artinya, ADE Manafe tidak boleh dilibatkan dalam Pansel di balik mutasi 9 orang pejabat itu," tegasnya.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X