Simak Pernyataan Kapolda NTT Terkait Kronologi Warga Sipil Tewas Ditembak Mati Polisi di Belu

- Rabu, 28 September 2022 | 11:57 WIB
Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budiyanto memberikan penjelasan tentang kasus penembakan warga sipil di Atambua oleh anggota Polres Belu di Mapolda NTT, Selasa (27/9/2022) malam. (victorynews.id/Nahor Fatbanu)
Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budiyanto memberikan penjelasan tentang kasus penembakan warga sipil di Atambua oleh anggota Polres Belu di Mapolda NTT, Selasa (27/9/2022) malam. (victorynews.id/Nahor Fatbanu)

KUPANG, VICTORYNEWS - Kasus penembakan yang dilakukan oleh oknum Polres Belu terhadap salah satu warga sipil di Lalosuk, Kecamatan Tasifeto Timur membuat Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budiyanto angkat bicara.

Kapolda NTTT mengaku warga sipil alias Elton yang tewas ditembak polisi tersebut merupakan DPO yang selama ini dicari Polres Belu terkait kasus pengeroyokan.

"Selama ini yang bersangkutan dicari oleh Polres Belu kaitan dengan perkara pengeroyokan yang terjadi pada tanggal 6 September 2022 terhadap salah satu korban yang dilakukan bersama-sama," kata Kapolda NTT pada Selasa (27/9/2022) malam.

Baca Juga: Viral...Kasus Polisi Tembak Warga di Belu, Polda NTT: BidPropam Polda NTT Sedang Tangani

Sehingga katanya, Polres Belu melakukan upaya pencarian terhadap pelaku mulai dari tanggal 6 September hingga pada saat ditembak sesuai dengan laporan Kapolres Belu kepada dirinya.

"Kemudian tadi pagi, Polsek Raimanuk mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan diduga bersembunyi di satu tempat, kemudian diinformasikan kepada Satuan Reskrim Polres Belu sehingga kemudian disusun sebuah tim yang terdiri dari Buser dan Intel. Kemudian dilakukan upaya penangkapan," ujarnya.

Pada saat melakukan upaya penangkapan yang bersangkutan melarikan diri, sehingga dilakukan tembakan peringatan, namun yang bersangkutan tetap melarikan diri.

Baca Juga: Begini Kronologi Penembakan Sebelum Jenazah Warga Kabupaten Belu Diarak Keliling Kota Atambua

"Ini sebagaimana yang dilaporkan kepada saya, anggota akhirnya mengarahkan tembakan tersebut ke bagian kaki, tapi mungkin karena kondisi di lapangan, sehingga mengenai bagian punggung," katanya.

Setelah itu katanyai, anggota langsung membawa korban ke Rumah Sakit, namun saat tiba di rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 09.30 Wita. ***

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X