Bermitra Room to Read, Taman Bacaan Pelangi Gandeng Pemkab Nagekeo Resmikan 56 Perpustakaan SD

- Rabu, 28 September 2022 | 18:39 WIB
Tampak Director of Strategic Expansion Room to Read, Joel Bacha sedang berdialog bersama anak-anak SD di dalam ruangan Perpustakaan TB Pelangi sambil duduk melantai di Mbay, Rabu (28/9/2022).  (victorynews.id/Bernard Sapu)
Tampak Director of Strategic Expansion Room to Read, Joel Bacha sedang berdialog bersama anak-anak SD di dalam ruangan Perpustakaan TB Pelangi sambil duduk melantai di Mbay, Rabu (28/9/2022). (victorynews.id/Bernard Sapu)

MBAY, VICTORYNEWS-Taman Bacaan Pelangi menjalin kerja sama multi pihak dengan metode Room to Read bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo meresmikan 56 perpustakaan ramah anak bagi 6.300 siswa SD di Mbay, Rabu (28/9/2022).

Taman Bacaan Pelangi sudah bekerja sama dengan sistem Room to Read sejak tahun 2014 dan berkomitmen mengembakan minat baca anak di wilayah Indonesia Timur khususnya di Kabupaten Nagekeo

Kerja sama multi pihak ini mengharuskan semua pihak memberikan kontribusi dalam mengembangkan taman bacaan termasuk dari segi finansial.

Baca Juga: Terima Uang Ganti Rugi Tahap II, Warga di Nagekeo Siap Dukung Waduk Lambo - Mbay

Director of Strategic Expansion Room to Read, Joel Bacha, mengatakan metode Room to Read telah bermitra dengan Taman Bacaan Pelangi sejak 2014 untuk mengembangkan minat baca pada anak.

"Kami bangga melihat perkembangan dan komitmen Taman Bacaan Pelangi yang terus bekerja keras mengembangkan kebiasaan membaca anak-anak di daerah pelosok di Indonesia Timur termasuk di Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT," katanya. 

Joel Bacha menambahkan, wilayah
Indonesia Timur memiliki berbagai keunikan tersendiri. Ia mengaku, berbahagia atas terjalinnya kerja sama multipihak ini demi demi peningkatan literasi anak-anak di Kabupaten Nagekeo.

Baca Juga: 809 Orang Ikut Seleksi Tamtama Brimob dan Polair Polda NTT

"Ini adalah pertama kalinya Taman Bacaan Pelangi menerapkan model kemitraan multi pihak dimana semua pihak memberikan kontribusi finansial. Kami percaya bahwa model seperti ini
merupakan sebuah praktik baik perpustakaan berkelanjutan," katanya.

Dia berharap, 56 perpustakaan ramah anak ini dapat menjadi contoh yang dapat diterapkan pula oleh sekolah - sekolah dasar lainnya, baik di Kabupaten Nagekeo maupun daerah-daerah lain di Indonesia. 

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kantor Imigrasi Kupang Deportasi 6 WNA Asal India

Rabu, 1 Februari 2023 | 16:39 WIB

Rayakan HUT ke-42 Satpam, Begini Pesan Kapolda NTT

Senin, 30 Januari 2023 | 21:11 WIB
X