La Nina Masih Bertahan, Simak 3 Daerah di NTT Masuk Musim Hujan Lebih Awal

- Kamis, 29 September 2022 | 17:27 WIB
Peta analisa BMKG terkait bibit siklon tropis dan hubungannya dengan angin kencang yang melanda wilayah NTT, Kamis (28/7/2022).  (Dok.BMKG)
Peta analisa BMKG terkait bibit siklon tropis dan hubungannya dengan angin kencang yang melanda wilayah NTT, Kamis (28/7/2022). (Dok.BMKG)

KUPANG, VICTORYNEWS - BMKG mengeluarkan rilis terkait dengan prakiraan musim hujan tahun 2022 dan 2023 di wilayah NTT.

Berdasarkan yang diperoleh langsung victorynews.id dari Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Agung Sudiono Abadi, Kamis (29/9/2022), La Nina di wilayah NTT masih bertahan hingga akhir tahun 2022 sehingga beberapa wilayah di NTT akan mengalami musim penghujan lebih awal.

Fenomena La Nina diperkirakan akan terus melemah dan menuju Netral pada periode September - November 2022.

Baca Juga: Peringatan BMKG NTT untuk Para Petani, Musim Hujan Datang Lebih Awal

Sementara itu, Fenomena IOD diperkirakan akan tetap Negatif hingga Januari 2023.

"Maka kombinasi dari kedua fenomena tersebut diprakrakan akan berkontribusi pada meningkatnya curah hujan di Indonesia," katanya. 

BMKG juga telah meluncurkan informasi normal iklim baru periode 1991 - 2020, termasuk normal hujan dan hari hujan sekaligus memutakhirkan zona musim baru versi ZOM9120 menjadi sebanyak 28 Zona Musim (ZOM) di NTT.

Baca Juga: Hindari Konflik Baru, John Gobai Minta Kasus Gubernur Papua Ditangani Transparan dan Manusiawi

Sehingga dari total 28 ZOM di NTT ini, diprakirakan akan mengawali musim hujan bulan Oktober 2022.

"Meliputi tiga wilayah yakni: Manggarai Barat bagian Timur, Manggarai Bagian Tengah, dan Manggarai Timur bagian Tengah," katanya. 

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X