Pengurangan Risiko Bencana di NTT Menjadi Tanggungjawab Bersama

- Kamis, 29 September 2022 | 19:35 WIB
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT, Ambrosius Kodo saat memberikan arahan dalama Rakor Virtual, Kamis (29/9/2022) siang. (victorynews.id/Kekson Salukh).
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT, Ambrosius Kodo saat memberikan arahan dalama Rakor Virtual, Kamis (29/9/2022) siang. (victorynews.id/Kekson Salukh).

KUPANG, VICTORYNEWS - Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT, Ambrosius Kodo mengatakan, pengurangan risiko bencana di provinsi NTT merupakan tanggungjawab bersama.

Menurut Ambrosius, Provinsi NTT terkenal memiliki potensi bencana yang sangat besar.

Untuk itu, Ambrosius mengajak semua pihak untuk mendorong kesadaran publik tentang potensi bencana yang ada, dan cara pengurangan risiko bencana.

Baca Juga: Menteri Kominfo Gelar Pertemuan dengan Dubes Denmark, Bahas Penanganan Bencana di Indonesia

"Kita hidup di alam yang ancaman bencananya tinggi, untuk itu pengurangan risiko bencana harus menjadi tanggungjawab kita bersama, " katanya dalam rapat koordinasi terkait persiapan peringatan bulan pengurangan risiko bencana, Kamis (29/9/2022) siang.

Lanjut Ambrosius, perlu adanya kesiapsiagaan dari masyarakat umum agar ketika terjadi bencana maka bisa diantisipasi dengan baik.

Pengurangan risiko bencana adalah tanggungjawab seluruh stakeholder terkait.

Baca Juga: Kematian Brigadir Yosua Mengakhiri Karier Moncer Irjen Ferdy Sambo

"Prinsipnya adalah kegiatan kolaborasi sesuai yang telah disepakati beberapa waktu lalu dalam hal pengurangan risiko bencana," ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat NTT harus peduli terhadap pengurangan risiko bencana di NTT. ***

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X