Sekda NTT Meninggal Dunia Dalam Lakalantas Tunggal, Begini Komentar Kapolresta Kupang Kota

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:13 WIB
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan, pihaknya saat ini telah memeriksa dua orang saksi dalam kasus siswa pukul guru di Kota Kupang, NTT. (Victorynews.id/yapu manuleus)
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan, pihaknya saat ini telah memeriksa dua orang saksi dalam kasus siswa pukul guru di Kota Kupang, NTT. (Victorynews.id/yapu manuleus)

KUPANG, VICTORYNEWS - Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Rishian Krisna Budiaswanto mengaku kecelakaan tunggal yang dialami Sekda NTT Domu Warandoy terjadi saat ia sedang memimpin apel patroli.

Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Rishian Krisna Budiaswanto mengatakan, apel tersebut untuk patroli pengendalian dan pengawasan serta penegakan hukum knalpot reacing dan aksi balap liar.

Pada saat anggota sementara partroli, kata Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Rishian Krisna Budiaswanto, anggota melihat adanya kendaraan yang secara tiba-tiba tak terkendali dan kemudian berhenti di antara jalan dan pohon lontar.

Baca Juga: Meninggal akibat Lakalantas Tunggal, Ini Profil Sekda NTT Domu Warandoy

"Posisi TKP-nya itu memang di ketinggian, jadi saat melihat itu anggota langsung turun dan saya dihubungi bersama tim langsung ke sana. Kita langsung berusaha melakukan evakuasi terhadap korban," katanya, saat diwawancarai langsung victorynews.id, Minggu (2/10/2022).

Namun, katanya, saat itu ia bersama anggotanya belum memastikan bahwa korban tersebut merupakan Sekda NTT.

"Evakuasi ini berjalan cukup lama, sekitar pukul 04.30 itu baru kita bisa evakuasi secara tuntas. Karena posisi korban saat itu dalam keadaan terjepit dan mobil juga terjepit antara bahu jalan dan pohon lontar," katanya. ***

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

16 Team Ramaikan Richard Riwoe Cup 2022 di Kupang

Kamis, 8 Desember 2022 | 10:43 WIB
X