BMKG NTT Minta Masyarakat Waspadai Peralihan Musim Kemarau ke Musim Hujan

- Senin, 3 Oktober 2022 | 20:44 WIB
Rahmatullah Adji, selaku Kepala Stasiun Klimatoligi NTT memberikan keterangan di kantor Gubernur NTT didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT Prisila Q Parera dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT Lecky Koli, Senin (3/10/2022). (victorynews.id/Mikael Umbu)
Rahmatullah Adji, selaku Kepala Stasiun Klimatoligi NTT memberikan keterangan di kantor Gubernur NTT didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT Prisila Q Parera dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT Lecky Koli, Senin (3/10/2022). (victorynews.id/Mikael Umbu)

KUPANG, VICTORYNEWS - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) NTT, meminta masyarakat untuk mewaspadai peralihan musim, dari musim kemarau ke musim hujan tahun 2022.

Rahmatullah Adji, selaku Kepala Stasiun Klimatoligi NTT, dalam keterangannya di kantor Gubernur NTT, didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT Prisila Q Parera dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT Lecky Koli, Senin (3/10/2022).

Menurut Adji, peralihan musim akan berdampak pada cuaca, salah satunya angin maupun hujan ekstrim di wilayah NTT.

Baca Juga: Peringatan BMKG NTT untuk Para Petani, Musim Hujan Datang Lebih Awal

"Waspada saja karena biasanya peralihan musim ini akan ada angin kencang dan hujan ekstrim," kata Adji.

Menurut Adji, peralihan musim di NTT akan dimulai pada Oktober 2022.

"Prakiraan kami minggu ke 3 oktober sudah mulai hujan," katanya.

Ia menambahkan, di lokasi tertentu akan terjadi hujan dengan intensitas tinggi sedang di beberapa wilayah di daratan Timor maupun Flores.

Baca Juga: Almarhum Sekda NTT Domu Warandoy di Mata Pimpinan OPD: Pejabat yang Rendah Hati

 ”Labuan bajo Ruteng dan beberapa wilayah Timor seperti Soe sudah masuk pada curah hujan 100-150 milimeter," jelasnya.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X