JPU Kejari TTU Tuntut 4 Terdakwa Kasus Alkes RSUD Kefamenanu Berbeda-beda

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 21:23 WIB
Suasan sidang di Pengadilan Tipikor Kupang, Rabu (5/10/2022) dengan agenda tuntutan JPU Kejari TTU.  (victorynews.id/Simon Selly)
Suasan sidang di Pengadilan Tipikor Kupang, Rabu (5/10/2022) dengan agenda tuntutan JPU Kejari TTU. (victorynews.id/Simon Selly)

KUPANG, VICTORYNEWS - JPU Kejari TTU memberikan masa tuntutan yang berbeda-neda kepada para terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) pada RSUD Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara.

Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Kupang, Rabu (5/10/2022) emmpat terdakwa yakn Yoksan Bureni, Munawar Lutfi, Didi Darmadi, dan Agus Sahroni dituntut JPU Kejari TTU secara berbeda. 

JPU Kejari TTU, yang dibacakan Andrew Keya, menegaskan para terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama – sama dengan cara melawan hukum untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi dengan merugikan keuangan negara.

Baca Juga: Sidang Korupsi Alkes di NTT, Mantan Dirut RSUD Kefamenanu Jalani Sidang Gunakan Kursi Roda dan Tabung Oksigen

Untuk terdakwa Yoksan Bureni dituntut selama 4,6 tahun. Selain itu, terdakwa juga diwajibkan untuk membayar uang pengganti senilai Rp237 juta lebih serta membayar denda senilai Rp100 juta.

Jika terdakwa tidak membayar uang pengganti maka akan digantikan dengan pidana kurungan selama 3 bulan.

Andrew menambahkan, untuk terdakwa Munawar Lutfi dituntut selama 3,6 tahun dan terdakwa juga diwajibkan membayar denda senilai Rp100 juta.

Namun, jika terdakwa tidak membayar denda maka, akan diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan.

Baca Juga: Soal Oknum DPRD Diduga Kerja Proyek Seroja, Kalak BPBD Kabupaten Malaka : Itu Bukan Urusan Saya

Untuk terdakwa Didi Darmadi dituntut 4,6 bulan dan membayar uang pengganti kerugian keuangan negara senilai Rp28 juta.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Terkini

X