Minyak Tanah Langka di Kota Kupang, Pengusaha Bakso dan Salome: Macet!

- Senin, 28 November 2022 | 22:45 WIB
Masyarakat Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, NTT mengantre untuk membeli minyak tanah yang dijual Pertamina di Pasar ikan Pasir Panjang, Senin (28/11/2022). (victorynews.id/Stef Kosat)
Masyarakat Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, NTT mengantre untuk membeli minyak tanah yang dijual Pertamina di Pasar ikan Pasir Panjang, Senin (28/11/2022). (victorynews.id/Stef Kosat)

KUPANG, VICTORYNEWS -  Kelangkaan minyak tanah di Kota Kupang, NTT selama 2 minggu belakagan membawa dampak negatif bagi pelaku UMKM.

Terlebih, kelangkaan minyak tanah di Kota Kupang ini sungguh dirasakan pelaku UMKM yang bergerak di bidang pengolahan daging, seperti bakso dan salome.

Yosep Manlea, pengusaha daging olahan bakso dan salome kepada victorynews.id di Pasar Ikan Pasir Panjang pada Senin (28/11/2022) mengaku sungguh merasakan kelangkaan minyak tanah di Kota Kupang.

Baca Juga: TERBARU! Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Revisi Grand Design Pendidikan Tahun 2023-2030

Dia mengatakan bahwa usaha bakso dan salomenya sudah seminggu macet.

"Saya sudah tidak produksi bakso selama satu minggu, karena ketiadaan minyak tanah. Sedangkan pengiriman bakso sudah tidak dilakukan lagi dalam 2 Minggu terakhir", ujar Yos, sapaan karibnya.

Padahal, kata dia, biasanya usaha bakso dan salome dipasok ke Kabupaten Sabu Raijua dan Alor.

Baca Juga: SAH!! Agus Tangkur Dilantik Jadi Ketua DPRD Manggarai Timur

"Bakso yang kami produksi untuk dikirim ke Sarai dan Alor itu 1.000 bungkus. Untuk memproduksi bakso sebanyak itu membutuhkan 15 liter minyak tanah," ujar pemilik Depo Daging Martins ini.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rayakan HUT ke-42 Satpam, Begini Pesan Kapolda NTT

Senin, 30 Januari 2023 | 21:11 WIB

SIMAK! Ini Total Imigran yang Diawasi Rudenim Kupang

Senin, 30 Januari 2023 | 21:00 WIB
X