KOK BISA? Kasus Penganiayaan di Kota Kupang, Korban dan Tersangka Sama-sama Masuk Bui, Begini Faktanya!

- Selasa, 6 Desember 2022 | 22:53 WIB
Para tersangka pengeroyokan terhadap oknum PNS di Kota Kupang diperiksa jaksa sebelum ditahan di tahanan Kejari Kota Kupang, NTT. (victorynews.id/Yapi Manuleus)
Para tersangka pengeroyokan terhadap oknum PNS di Kota Kupang diperiksa jaksa sebelum ditahan di tahanan Kejari Kota Kupang, NTT. (victorynews.id/Yapi Manuleus)

KUPANG, VICTORYNEWS - Mungkin jarang terdengar. Tetapi inilah faktanya. Kasus penganiayaan yang terjadi di Kota Kupang, NTT korban dan tersangka sama-sama masuk bui.

Kasus ini berawal saat oknum PNS yang mengemban Jabatan Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Sosial Provinsi NTT berinisial DN memasuki dua rumah warga di wilayah RT 05/RW 02, Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Senin (5/7/2022).

Saat itu, DN yang menjadi korban sambil mengancam dan merusaki barang-barang di dalam dua rumah di wilayah itu.

Baca Juga: Soal Kedaulatan, Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Bilang Begini

Bukan hanya itu, DN juga memaki warga dengan kata Suanggi. Sehingga atas kejadian itu pun beberapa warga yang berada di lokasi itu langsung menganiaya DN hingga babak belur.

DN pun melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Maulafa, sehingga tidak berselang lama sebanyak lima orang pelaku yang menganiayanya itu yakni Yopi Timtolen, Yesaya Timtolen, Alfrit Sini, Marsel Suni, dan Norvel Suni langsung diamankan di Mapolsek Maulafa.

Para pelaku pun juga melaporkan DN ke Mapolresta Kupang Kota terkait kasus pengancaman dan pengrusakan.

Baca Juga: Mantan Kabiro Provost Sebut Tiga Terdakwa Lancar Ceritakan Skenario Ferdy Sambo

Para pelaku melapor balik DN, oknum PNS yang kenjadi salah satu Kabid di Dinas Sosial NTT.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X