Malaka Kampiun ETMC 2019

berbagi di:
foto-hal-01-cover-250719-etmc-malaka-01-master

 

 

Persatuan Sepakbola (PS) Malaka akhirnya tampil sebagai juara (kampiun) turnamen sepakbola tertinggi di NTT, El Tari Memorial Cup (ETMC) 2019. Tim berjuluk “Laskar Manu Meo” itu, sukses mengalahkan Persamba Manggarai Barat 3-2 dalam laga final Rabu (22/7) di Lapangan Umum Betun.

Inilah prestasi Laskar Manu Meo yang pertama kali, setelah mekar dari Kabupaten Belu tahun 2013 silam. Dan enam tahun berselang, Laskar Manu Meo menorehkan tinta emas sebagai kampiun ETMC.

Sukses Laskar Manu Meo semakin lengkap karena dalam delapan kali pertandingan hingga partai final semalam, anak-anak asuhan pelatih Adrianus Bria Seran itu tak terkalahkan. Di lima kali laga fase grup, Malaka mencetak empat kali kemenangan dan sekali seri (dari Pers Soe). plus dua laga di babak perempatfinal dan semifinal.
Terhenti 11 Menit
Sejak kick off, PS Malaka dan Persamba bermain terbuka dan cepat. Serangan dari berbagai lini dibangun kedua tim. Di menit ke-12, PS Malaka akhirnya mampu mencetak gol melalui tendangan datar Andro Bere.
Empat menit berselang, tepatnya menit ke-16, Persamba menyamakan kedudukan 1-1- melalui tendangan Emilianus Gabus.
PS Malaka kembali unggul pada menit ke-20 melalui titik putih. Yohanes Yoko Jehaman yang mengeksekusi tendangan pinalti, sempat membentur penjaga gawang, namun bola rebound disambar Yoko sehingga mengoyak gawang Persamba. Skor menjadi 2-1 untuk Malaka.
Pada menit ke-29, Yoko kembali mencatatkan nama di papar skor, setelah bola cipnya bersarang di gawang Persamba. Kedudukan menjadi 3-1 untuk PS Malaka.

Setelah gol ketiga, terjadi insiden pelanggaran, namun tidak ditanggapi wasit. Hal ini membuat para pemain dan Persamba keluar lapangan sebagai langkah protes. Pertandingan terhenti sekitar 11 menit. Namun akhirnya laga dilanjutkan setelah Bupati Mabar Agustinus Ch Dula yang hadir langsung menyaksikan laga itu, turut memberi masukan kepada tim untuk tetap melanjutkan pertandingan.

Laga akhirnya dilanjutkan dan hingga turun minum, skor masih 3-1 untuk PS Malaka. Di babak kedua, pemain Persamba Iksan Pamungkas menperkecil kedudukan menjadi 3-2 pada menit ke-58. Hingga laga usai, PS Malaka tetap mempertahankan kemenangan.

Bupati Malaka dr Stef Bria Seran kepada wartawan mengatakan bahwa cita-citanya selama penyelenggaraan ETMC 2019 telah tercapai.

“Saya bercita-cita dan bermimpi anak-anak Malaka bisa bermain dalam pembukaan ETMC dan pertandingan penutup (final) dan itu sudah terwujud. Sedangkan untuk meraih juara, itu bonus dari Tuhan Yang Maha kuasa,” ujarnya.

Tak lupa pula dr Stef yang juga sebagai Wakil Ketua Asprov PSSI NTT menjelaskan bahwa selepas ETMC, pihaknya akan menyiapkan Laskar Manu Meo untuk berkiprah di level Liga 3 Nasional. “Kami sudah punya catatan pemain-pemain yang bakal kami ajak bergabung untuk memperkuat PS Malaka di Liga 3. Kita membuka diri karena tim lain juga mengajak anak-anak PS Malaka bergabung dalam tim menuju Liga 3,” ungkapnya.

Pelatih PS Malaka Adrianus Bria Seran mengucapkan syukur kepada Tuhan atas keberhasilan itu. “Keberhasilan ini atas berkat seluruh dukungan dari masyarakat, Bupati dan jajaran, TNI-Polri yang telah mendukung mulai dari pembukaan sampai penutupan,” ujarnya.

Ia menambahkan, PS Malaka telah mengikuti tiga kali penyelenggaraan ETMC yaitu ETMC 2015 di Maumere dengan meraih juara empat. Di ETMC 2017 Ende, timnya masuk delapan besar. “Dan sekarang di ETMC 2019, akhirnya kami meraih juara I dan ini prestasi yang sungguh luar biasa. Terima kasih Tuhan,” ungkapnya.

Pemain terbaik Andro Bere kepada VN juga mengaku sangat gembira karena usaha bersama teman-teman dari bulan Januari sampai semalam.

“Saya mengucapakan syukur dan berterimakasih kepada orangtua, pelatih dan anggota tim yang telah bermain dengan baik sehingga kami bisa mendapat juara. Kami bangga,” jelasnya.