Massa Jebol Pagar Bagian Kanan Gedung DPRD Provinsi NTT

berbagi di:
img-20201009-wa0063

 

Massa aksi dari berbagai elemen mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus membongkar pagar gedudng DPRD NTT dan meletakkannya di tengah ruas jalan El Tari Kupang, Jumat (9/10) petang. 

 

 

Mickael Umbu
UNJUK rasa penolakan Omnibus Law, UU Cipta Kerja yang dilakukan elemen mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus di Kupang NTT terus memanas. Setelah terjadi pelemparan batu ke arah aparat keamanan pada Jumat (9/19) siang, massa kemudian berhasil menjebol pagar bagian kanan gedung DPRD Provinsi NTT, Jumat (9/10) sore.
Kericuhan dipicu saat massa mahasiswa memaksa masuk ke kantor DPRD Provinsi NTT. Mahasiswa merasa disepelekan karena tak kunjung ditemui oleh anggota dewan. Massa juga melempari petugas dengan batu.

Massa kemudian beramai-ramai mendorong pintu pagar dewan bagian kanan hingga roboh. Setelah pintu pagar dewan roboh, sejumlah massa mengambil pagar tersebut kemudian memindahkan ke tengah jalan tepat di depan gerbang Kantor Bank Indonesia.
Dari kericuhan tersebut tidak ada yang mengalami luka dan terlihat salah seorang yang diduga provakator juga diamankan petugas.
Pantauan VN, hingga saat ini aksi unjuk rasa dari berbagai elemen mahasiswa ini masih berlangsung tepat di depan Gerbang Kantor DPRD Provinsi NTT. (Yan/ol)