Minggu Depan Pemkab Sabu Raijua Bayar Gaji Karyawan Tambak Garam

berbagi di:

Yulius Boni Geti

 

Pemerintah Sabu Raijua melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Perindustrian dan Perdagangan minggu depan akan menyelesaikan pembayaran gaji tambak garam. SK kontrak sudah ditandatangani oleh Plt. Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke sehingga tuntutan karyawan bisa segera dipenuhi.

Demikian disampaikan oleh Sekda Sabu Raijua, Yulius Uly kepada VN di kantor Bupati Sabu Raijua, NTT, Jumat (12/5).

Ia mengaku sudah melakukan koordinasi internal dengan Plt. Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Perindustrian dan Perdagangan, Charles Foxlon Yustus Meyok dan para kabid terkait teknis pembayaran gaji tersebut.

Mneurutnya pembayaran gaji terhambat karena bendahara sedang dipanggil oleh Kejati NTT dan tidak adanya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“Mau tidak mau harus cari SDM yang tersedia apakah kepala bidang atau siapa yang menjadi PPK, yang terpenting tidak tumpang tindih atau PPK dari dinas lain yang penting memahami tugas pokok dari PPK itu sendiri. Dan apbila PPK sudah ada maka dalam waktu dekat tugas itu sudah terpenuhi,” ujarnya.

Sementara tuntutan masyarakat seperti masalah hukum, lanjutnya, bukan kewenangan pemerintah. Pemerintah tidak bisa menghalangi hukum karena hukum harus ditegakan atas persoalan yang terjadi di Sabu Raijua.

“Silahkan kalau ada yang menuntut tapi saya sebagai sekda tidak masuk dalam ranah itu (hukum),” ujarnya

Sementara Plt. Kadis Penanaman Modal dan pelayanan Terpadu Satu pintu, Perindustrian dan Perdagangan, Charles Foxlon Yustus Meyok juga mengakui proses pencairan sedang dilakukan dan diharapkan Selasa depan, gaji karyawan sudah bisa dibayarkan.