Najwa Shihab: Mencintai NTT Dari Jauh

berbagi di:
screenshot_2017-08-11-18-08-39-1-1

Beverly Rambu

 

 

Najwa Shihab, jurnalis dan presenter Mata Najwa di Metro TV menyatakan kecintaannya pada NTT dan tenun ikat NTT. Ia mengaku sudah lama jatuh cinta dan ingin datang ke NTT namun belum bisa mewujudkannya.

 

Namun, ia bahagia bisa berada di NTT, Jumat (11/8) untuk hadir dalam acara Talkshow Catatan Najwa di Aula El Tari Kupang nanti malam pukul 19.30.

 

“Mencintai NTT tak harus tunggu ada di NTT dulu. Saya mencintai NTT dari jauh. Selalu ingin datang tapi belum ketemu waktunya. Jadi ketika diajak Bara (pengagas acara Talkshow Mata Najwa) saya senang sekali,” ujar Najwa saat memberikan sambutan singkat dalam acara makan siang bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, Lusia Adinda Lebu Raya dan anggota Tim PKK lain di Rujab Gubernur NTT.

 

Najwa mengatakan senang menggunakan tenun ikat NTT di berbagai acara termasuk saat memandu Mata Najwa di Metro TV.

 

“Saya paling sering pakai tenun NTT. Sampai-sampai ada yang pikir saya dari NTT,” ujarnya sambil tersenyum.

 

Sementara itu, Lusia Adinda Lebu Raya dalam sambutannya mengatakan NTT memang sering dipandang negatif namun sesungguhnya NTT merupakan  Nusa Tiada Tara. Banyak keindahan alam, kekayaan budaya, bahkan keramahan masyarakat yang bisa ditemui di semua kabupaten yang ada di NTT.

 

“NTT bukan hanya di Kupang dan Lembata. Masih banyak tempat lain di Labuan Bajo, ada Kelimutu di Ende, ada Kampung Bena di Bajawa. Semuanya indah. Mudah-mudahan ini bukan pertama dan terakhir kali Mba Nana datang ke NTT,” ujarnya.

 

Ia juga berharap Najwa bisa menceritakan tentang pengalamannya tentang NTT kepada masyarakat luas yang ada di luar NTT.

 

“Ceritakan hal positif kepada yang lain saat kembali ke Jakarta nanti Mba Nana, bila ada yang kurang mohon beritahu kami agar bisa diperbaiki,” ujarnya mengakhiri sambutan.

 

Pantauan VN, dalam kesempatan ini, Lusia Adinda Lebu Raya juga menyerahkan cendramata berupa tenun ikat sebagai ucapan selamat datang dan mengakhiri makan siang dengan penyerahan buku biografinya kepada Najwa Shihab.