Bupati Djafar Panen Perdana Tanaman Hortikultura

- Jumat, 10 September 2021 | 18:57 WIB
Bupati Ende H Djafar Achmad saat melakukan panen perdana tanaman hortikultura milik kelompok tani sumber hidup, di kampung Kuwujawa Kelurahan Roworena Barat, kecamatan Ende Timur, Kabuoaten Ende, NTT, Jumat 10 September 2021 sore.
Bupati Ende H Djafar Achmad saat melakukan panen perdana tanaman hortikultura milik kelompok tani sumber hidup, di kampung Kuwujawa Kelurahan Roworena Barat, kecamatan Ende Timur, Kabuoaten Ende, NTT, Jumat 10 September 2021 sore.

Son Bara

 

Bupati Ende, H. Djafar H Achmad, melakukan panen perdana tanaman Hortikultura, kelompok tani dapur hidup kampung Kuwujawa Kelurahan Roworena Barat, kecamatan Ende Timur, Kabuoaten Ende, NTT, Jumat 10 September 2021 sore.

Dalam sambutannya, Bupati Djafar mengatakan, perekonomian di Kabupaten Ende sangat didukung dari sektor pertanian. Bupati Djafar juga memberikan apresiasi kepada kelompok tani, dimana di masa pandemi covid-19 melakukan berbagai inovasi, terutama dalam mengembangkan tanaman hortikultura.

Terkait permintaan dan keluhan kelompok tani atas kekurangan pipa dan bak air, Bupati Djafar langsung memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Lewang Fransiskus, untuk segera mengerjakan pipa dan bak air penampung bagi kelompok tani tersebut.

"Sebagai Bupati, saya memberikan apresiasi bagi kelompok tani Dapur Hidup. Inovasi ditengah pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan lahan kosong, untuk mengembangkan tanaman hortikultura, memberikan hasil yang positif. Hasil yang dicapai ini bisa meningkatkan dan kembali menggairahkan sektor perekonomian di kabupaten Ende. Apresiasi ini juga saya berikan dalam bentuk perbaikan jalan di sekitar lokasi, sehingga memudahkan para petani untuk memasarkan hasil pertanian mereka," tegas Bupati Djafar.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sumber Hidup, Yoseph Rago dalam laporannya kepada Bupati menjelaskan, kelompok tani Sumber Hidup saat ini sementara memanfaatkan lahan sekitar 1 hektar dari lokasi 4 hektar yang ada untuk pengembangan tanaman. Banyak kendala dan keterbatasan dihadapi, sehingga sisa lahan yang ada belum dimaksimalkan.

"Kami berharap Pemerintah bisa memberikan sentuhan dan perhatian lebih dalam program pembinaan dan pengembangan ekonomi masyarakat, sehingga bisa memberikan nilai tambah bagi kelompok tani. (Yan/ol)

Editor: Administrator

Terkini

Ini Tiga Sasaran Baru BLT yang Disalurkan Desember 2022

Sabtu, 24 September 2022 | 18:47 WIB

Pengamat Desak Polri Usut Jet Pribadi Hendra Kurniawan

Sabtu, 24 September 2022 | 18:10 WIB
X