Kapal Tol Laut Pengangkut Logistik Akan Bersandar di Labuan Bajo

- Selasa, 21 September 2021 | 12:50 WIB
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai Barat Adi Gunawan. Foto: Gerasimos/VN
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai Barat Adi Gunawan. Foto: Gerasimos/VN

Gerasimos Satria

Pelayaran perdana Program Tol Laut Logistik dari wilayah Timur Indonesia  dengan kode trayek T-28 akan bersandar di Pelabuhan Multipurpose Labuan Bajo pada Oktober 2021 mendatang.

Pelayaran perdana tersebut nantinya menggunakan Kapal KM. Logistik Nusantara yang berangkat dari Merauke, Provinsi Papua sebagai pelabuhan pangkal dengan rute Kupang -Atapupu,Kabupaten Belu - Reo, Kabupaten Manggarai - Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar)

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perhubungan Mabar Adi Gunawan, Selasa (21/9) mengatakan KM.Logistik Nusantara akan menjadi sarana untuk memasarkan produksi lokal berupa hasil perikanan, hasil perkebunan, pertanian, dan hasil peternakan yang ada di Kabupaten Mabar maupun kabupaten lain di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Hasil bumi akan diangkut ke tujuan pasar yang lebih menguntungkan dan dipacu untuk ekspor. Produksi lokal masyarakat di Marauke, Provinsi Papua akan di pasarkan di Labuan Bajo dan daerah lainnya di NTT.

"Hal yang sama, produksi lokal masyarakat Manggarai Barat akan dipasarkan di Provinsi Papua," ujarnya.

Menurutnya, kehadiran layanan kapal Tol Laut Barang di Pelabuhan Multipurpose memberi kesempatan untuk membenahi produk lokal mendorong penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Ia mengajak pelaku usaha maupun masyarakat Kabupaten Mabar untuk memanfaatkan angkutan tol laut agar terciptanya pemerataan distribusi bapokting di Indonesia. Kapal logistik ini diharapkan dapat menjadi sarana mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Mabar

Adi mengatakan khusus muatan balik dari Labuan Bajo, ia menyarankan masyarakat untuk menyiapkan komoditi-komoditi atau potensi unggulan yang dipasarkan di Meraume dan Kupang.

Ia berharap kepercayaan masyarakat terus tumbuh dari tahun ke tahun untuk memanfaatkan kapal tol laut dengan memproduksi sebanyak-banyaknya komoditi pertanian.

“Dengan tersedianya rute ini mari kita manfaatkan program tol laut agar pengiriman komoditi unggulan Manggarai Barat dapat terdistribusi ke daerah lainnya,” ujar Adi.

Ketua (Kamar Dagang dan Industri) (Kadin) Mabar Carles Angliwarman menyampaikan kehadiran tol laut di Kabupaten Mabar dipastikan mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Beras dan komoditi pertanian masyarakat Mabar nantinya mampu dipasarkan di luar  NTT.

"Selama ini masyarakat mengirim hasil bumi dari Manggarai Barat ke Surabaya,Jawa Timur. Kehadiran tol laut akan memberikan dampak yang signifikan kepada pelaku usaha dan masyarakat. Kami juga melakukan pendataan terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan sejenisnya sebagai acuan memaksimalkan pengiriman barang menggunakan tol laut," ujar Carles. (bev/ol)

Editor: Beverly Rambu

Terkini

Munas IPEHINDO di Jakarta, NTT Promosikan Tenun

Kamis, 24 November 2022 | 19:59 WIB
X