DPRD Kawal Janji Bupati Sikka di Kampung Wukur

- Sabtu, 20 November 2021 | 13:57 WIB
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo saat mengunjungi Kampung Wukur, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, NTT, Kamis (18/11) lalu.
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo saat mengunjungi Kampung Wukur, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, NTT, Kamis (18/11) lalu.

Yunus Atabara

Kunjungan Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, di Kampung Wukur telah menjanjikan pembangunan jalan di wilayah itu senilai Rp 1 miliar dari sumber Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2022.

Oleh karena itu sebagai Wakil Rakyat, DPRD siap membahas bersama pemerintah dan siap mengawal agar bisa terealisasi di tahun 2022. Hal itu untuk menjawab kerinduan warga Wukur yang selama ini terisolir dari berbagai akses.

Demikian dikatakan Anggota DPRD Sikka dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Filario Charles Bertrandi kepada VN terkait janji Bupati Sikka untuk membangun tersebut.

"Sebagai wakil rakyat kami sangat apresiasi karena baru Pak Bupati Robi Idong yang sampai ke Wukur. Karena itu kami akan kawal agar janji pak Bupati bisa segera terealisasi," kata Charles Bertrandi.

Selama puluhan tahun warga Wukur terisolir dari berbagai akses termasuk akses jalan. Kondisi ini membuat masyarakat sulit menjual hasil pertanian dan tanaman komoditi lainnya. Wilayah Wukur sulit menjangkau pelayanan kesehatan. Warga Terharu Dikunjungi Bupati

Kepala Dusun Wukur, Maria Ediyana Widiyanti (40), kepada VN, Jumat (20/11) menuturkan, ratusan warga Dusun Wukur merasa terharu dikunjungi Bupati Sikka dan rombongan.

Kunjungan Bupati Sikka secara mendadak di Dusun Wukur bertujuan untuk melihat langsung kondisi masyarakat, kondisi jalan Sikka -Wukur, serta berdialog langsung dengan masyarakat setempat.

"Pak Bupati tiba-tiba datang dan berdialog dengan warga membuat kami sangat terharu. Apalagi dalam dialog itu pak Bupati janjikan 1 miliar untuk bangun jalan Wukur Sikka kami sangat terharu sekali," kata Maria.

Menurut Maria, kehadiran Bupati Sikka di tengah masyarakat Wukur adalah bukti bahwa pemerintah tidak membiarkan masyarakat berjalan sendiri. Secara psikologi lanjut Maria, kehadiran Bupati Sikka membawa semangat baru bagi masyarakat.

"Pak Bupati datang saja kami sudah senang sekali. Apalagi kalau nanti jadi buka jalan, kami merasa hidup kami akan lebih baik dari hari ini," kata Maria.

Sebelumnya Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo yang didampingi Ketua PKK Ny Maria Cahyani Idong, Kepala Dinas PUPR Tomy Lameng dan rombongan, menyambangi kampung Wukur di Dusun Wukur, Desa Sikka, Kecamatan Lela Kabupaten Sikka, NTT, Kamis (18/11) lalu. (Yan/ol)

 

 

Editor: Administrator

Terkini

Keluarga Brigadir J Minta Putri Chandrawati Jujur

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:17 WIB
X