Pemkot Kupang Tak Serius Urus Aset

- Selasa, 30 November 2021 | 11:09 WIB
Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe
Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe

Rafael L. Pura


PEMERINTAH Kota (Pemkot) Kupang dinilai tidak ada niat atau serius mengurus aset-aset milik pemerintah. Dewan menyayangkan karena dana miliaran rupiah yang seharusnya didapatkan dari aset itu tidak dimaksimalkan.


Penegasan ini disampaikan Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe dalam rapat badan anggaran (Banggar) di Gedung DPRD Kota Kupang, kemarin.


Ia menjelaskan aset yang tidak dikelola Pemkot Kupang itu mulai dari tanah, serta potensi pajak dari bangunan, parkiran, serta sumber pendapatan pajak lainnnya yang tidak dilirik pemerintah.


"Persoalan aset ini, kita sudah bicara bertahun-tahun, tapi pemerintah terkesan masa bodoh. Ini artinya, pemerintah memang tidak ada niat urus aset itu," jelasnya.


Anggota Banggar Jemari Yoseph Dogon, mendorong pemerintah memaksimalkan semua sumber pendapatan dalam menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang.


Selain restoran, hotel atau tempat usaha lainnya, Pemkot juga harus menggenjot pendapatan dari kos-kosan.
Dogon menyayangkan sumber pendapatan itu, tidak dimaksimalkan pemerintah.


Ia menyayangkan pemerintah tidak menggenjot sumber pajak lain dari pedagang kali lima, atau pedagang yang berjualan menggunakan mobil yang parkir dipinggir jalan.


"Saya lihat di sini bisa menjadi sumber pajak yang besar. Apakah selama ini tidak dimanfaatkan? Ataukah belum ada regulasinya? Saya harap segera ditarik untuk sumber penghasilan pajak lainnya," katanya.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Terkini

X