Dinas Pariwisata Belum Koordinasi Soal UMKM di Pusat Kuliner

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 17:15 WIB
IMG-20211203-WA0046
IMG-20211203-WA0046

Putra Bali Mula

Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Kupang belum ada koordinasi khusus dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Kupang terkait penempatan pedagang dan penjual ikan di pusat kuliner baru begitu rampung nantinya.

Pusat kuliner baru ini antara lain di Pantai Kelapa Lima dan kuliner jagung bakar di kawasan Pantai Lai Lai Besi Kopan (LLBK). Penempatan pedagang di pusat kuliner baru ini juga melibatkan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kupang.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josefina Monika Djata Gheta, belum ada pembahasan menyeluruh terkait pedagang yang akan menempati lokasi tersebut. Namun para pedagang yang sebelumnya beroperasi di dua lokasi itu, sebut dia, akan diprioritaskan pemerintah untuk kembali ke tempat itu.

"Tetap mereka yang diprioritaskan nantinya," kata dia.

Namun begitu ia mengaku masih perlu dikonfirmasi bersama dua dinas tersebut, apakah seluruh pedagang atau pelapak yang sebelumnya yang ada di dua lokasi tersebut bisa dipindahkan ke tempat baru tersebut.

"Nanti biar kami diskusikan dengan Dinas Perikanan dan juga Dinas Koperasi dulu supaya kita bisa bekerjasama dan berkolaborasi," lanjut dia.

Pertemuan terkait itu akan dilakukan begitu usai sidang bersama DPRD Kota Kupang. Pertemuan bersama dinas lainnya itu untuk membahas detail tampilan dan sistem penjualan yang digunakan nantinya. Hal yang dimaksud adalah cara penyajian, pengawasan, faktor higienis, juga dilakukan pelatihan kepada pedagang.

Ia menyebut dinasnya sendiri telah menyiapkan anggaran promosi dan pelatihan. Untuk anggaran promosi disebutnya sejumlah Rp. 100 juta yaitu termasuk untuk promo pusat kuliner baru ini.

Untuk keseluruhan teknisnya, tegasnya lagi, belum ada pembahasan hingga dengan saat ini dan akan dijadwalkan nantinya. Menurut dia pengerjaan dua pusat kuliner itu belum rampung sehingga jadwal pasti rapat belum dapat ditentukan.

"Sementara kan masih pelaksanaan fisik dan pengelolaannya masih belum ada arahan seperti apa tetapi dari Dinas Pariwisata sendiri menyiapkan anggaran untuk promosi dan juga untuk kuliner artinya pelatihan nanti," imbuhnya. (bev/ol)

Editor: Beverly Rambu

Terkini

Menpan RB Tjahjo Kumolo Masuk Rumah Sakit

Jumat, 24 Juni 2022 | 11:26 WIB

Artis Senior Rima Melati Tutup Usia

Kamis, 23 Juni 2022 | 20:29 WIB
X