BNNP NTT Amankan Empat Orang Pemakai Narkoba Jenis Sabu-sabu

- Selasa, 28 Desember 2021 | 13:21 WIB
Kepala BNN Provinsi NTT Brigjen Pol. Isnani Sugiarto saat diwawancara VN. Foto:Nahor Fatbanu/VN.
Kepala BNN Provinsi NTT Brigjen Pol. Isnani Sugiarto saat diwawancara VN. Foto:Nahor Fatbanu/VN.

Simon Selly

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTT mengamankan empat orang pemakai narkoba.

Empat orang ini salah satunya pengusaha asal Ende yang diamankan beberapa waktu lalu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Hal tersebut disampaikan Kepala BNNP NTT, Isnaeni Ujiarto, kepada VN Selasa (28/12) pagi.

Ia menjelaskan setelah mengamankan pengusaha di Ende pihaknya terus melakukan pendalaman sehingga pihaknya kini telah mengamankan empat orang.

“Sekarang sudah 4 orang yang kita amankan di Ende 1, Kota Kupang 2 dan di Surabaya 1 orang,” terang Ujiarto saat didampingi Kabid Berantas Djoni M. Siahaan.

Menurut Ujiarto, penangkapan bagi seorang penggedar narkotika tidak semata hanya unsur tindak pidananya yang dilihat namun, memberikan upaya pengobatan yang sifatnya koratif dengan rehabilitasi.

“Selain kita amankan mereka kita juga melalukan penyembuhan secara sikis maupun medis dalam rangka rehabikitasi, kepada mereka agar tidak kembali pada kegiatannya (pemakai narokoba), upaya yang dilakukan ialah terapi medis apabila diperlukan. Karena kalau kita mendapati pelaku kita tidak semata-mata pada tindak pidananya tetapi kita juga melakukan kegiatan yang sifatnya koratif yaitu mengobati,” jelasnya.

Untuk perawatan medis, langkah dilakukan ialah dengan rawat jalan karena BNNP NTT, belum memiliki tempat untuk rawat inap.

“Tetapi medis ini tidak selalu rawat inap, tetapi rawat jalan yang kita lakukan, karena kalau rawat inap kan kita harus kirim ke wilayah naik seperti makassar,” tambahnya.

Untuk kasus yang menjerat pengusaha di NTT, kata dia, yang digunakan ialah narkotika jenis sabu-sabu.

“Saat ini yang digunakan mereka untuk pakai ialah narkotika jeni sabu-sabu,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Berantas Djoni M. Siahaan, menjelaskan untuk kasus narkotika di Ende yang menjerat seorang pengusana tersebut telah ditangani dan dalam waktu dekat berkas perkaranya akan diserahkan ke pihak Kejaksaan.

Ia mengaku informasi tidak dipublikasikan segera kepada publik karena menutup kemungkinan tersangka lainnya melarikan diri.

“Kalau yang di Ende ini, sudah kita tangani dan sebentar lagi diserahkan ke Kejaksaan, sebelumnya kita masih belum terbuka karena masih ada beberapa orang yang belum kita tangkap,” ujarnya.

Djoni menambahkan, untuk kasus tersebut pihaknya telah mengamankan empat orang yang diduga pengedar dari Surabaya.

“Sekarang sudah ditangkap semua termasuk yang dari Surabaya, Kota Kupang, dan di Ende orang-orang yang kita cari,” katanya.

Ia juga menyampaikan, dari keempat tersangka yang telah diamankan statusnya pengguna narkotika jenis sabu-sabu, pihaknya juga telah melakukan penelusuran hingga ke Surabaya.

“Untuk status mereka itu sementara masih pemakai tapi masih kita dalam terus dan kita juga sudah ke Surabaya untuk mencari tahun siapa bandarnya disana kita masih sedang kembangkan disana, kita bekerjasama juga dengan BNNP Surabaya.” Beber Jhoni. (bev/ol)

Editor: Beverly Rambu

Terkini

Menpan RB Tjahjo Kumolo Masuk Rumah Sakit

Jumat, 24 Juni 2022 | 11:26 WIB

Artis Senior Rima Melati Tutup Usia

Kamis, 23 Juni 2022 | 20:29 WIB
X